AS: Iran Bisa Menjadi Negara Bersenjata Nuklir Tahun Ini

Selasa, 20 Agustus 2024 - 10:38 WIB
Dia mengatakan beberapa laporan telah keluar yang menguraikan kemungkinan tersebut.

Dia menambahkan bahwa perkembangan seperti itu akan menandai eskalasi besar yang telah berusaha dihindari AS selama bertahun-tahun.

Bulan lalu, Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengeluarkan peringatan serupa, yang menyatakan bahwa Teheran akan membutuhkan waktu "satu atau dua minggu" untuk mendapatkan bahan-bahan yang diperlukan untuk membangun senjata nuklir.

Blinken mencatat bahwa negara tersebut telah menimbun uranium yang hampir setara dengan senjata nuklir sejak AS secara sepihak menarik diri dari kesepakatan nuklir Iran (yang secara resmi disebut Rencana Aksi Komprehensif Bersama atau JCPOA) pada tahun 2018.

"Setelah perjanjian nuklir dibatalkan, alih-alih setidaknya satu tahun lagi dari memiliki kapasitas produksi bahan fisil untuk senjata nuklir, [Iran] sekarang mungkin hanya berjarak satu atau dua minggu dari melakukan itu," kata diplomat AS tersebut dalam Forum Keamanan Aspen di Colorado.

JCPOA, yang ditandatangani pada tahun 2015 oleh Iran, China, Prancis, Jerman, Rusia, Inggris, dan AS di bawah Presiden Barack Obama, mengharuskan Teheran mengurangi program nuklirnya dengan imbalan pencabutan sanksi internasional.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!