Profil Khaled Mashal, Tokoh Pengasingan Hamas yang Pernah Diracun Israel

Selasa, 06 Agustus 2024 - 14:37 WIB
Saat berada di Yordania pada 1997, Mashal pernah menghadapi percobaan pembunuhan dari badan intelijen luar negeri Israel, Mossad. Waktu itu, salah satu telinganya disemprot dengan cairan beracun.

Untung saja, Mashal masih berhasil bertahan hidup. Raja Hussein dari Yordania menangkap agen Mossad yang bertanggung jawab dan mengancamnya agar memberikan penawar racun.

Setelah pendiri Hamas Sheikh Ahmed Yassin terbunuh dalam serangan udara Maret 2004, Israel ikut membunuh penggantinya, Abdel-Aziz Al-Rantissi. Kemudian, Mashal dipercaya untuk mengambil alih kepemimpinan keseluruhan Hamas.

Terlepas dari pengaruhnya, Mashal sendiri seringkali berselisih dengan tokoh senior Hamas yang lain. Salah satu penyebabnya karena dia ingin mendorong rekonsiliasi dengan Presiden Mahmoud Abbas yang mengepalai Otoritas Palestina (PA).

Pada akhirnya, Mashal mengumumkan mengundurkan diri sebagai salah satu pemimpin Hamas karena ketegangan tersebut pada 2017. Waktu itu, wakilnya di Gaza, Ismail Haniyeh, ditunjuk menjadi kepala biro politik Hamas.

Sementara untuk saat ini, tidak diketahui secara pasti keberadaan Khaled Mashal. Hanya saja, namanya memang kembali mencuat usai terbunuhnya Ismail Haniyeh di Iran pada Rabu pekan lalu.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!