Dokter Jerman: Tes Ungkap Pengkritik Kremlin Navalny Diracun

Selasa, 25 Agustus 2020 - 04:04 WIB
Pihak rumah sakit menyatakan zat spesifik itu belum diketahui secara pasti. “Hasilnya masih tidak pasti tapi dampak jangka panjang, terutama pada sistem saraf, tak dapat diabaikan,” ujar pernyataan rumah sakit.

Penghambat kolinesterase merupakan obat yagn dapat meningkatkan komunikasi antara sel saraf dalam otak. Mereka kadang digunakan untuk sementara memperbaiki atau menstabilkan gejala orang dengan demensia.

Efek samping zat itu mengakibatkan muntah, kram otot, sakit kepala dan halusinasi. (Baca Juga: Pangkalan Rahasia Kapal Selam Nuklir China Ini Momok bagi Laut China Selatan)

Sejumlah bahan kimia yang termasuk pestisida bekerja terhadap serangga dengan mempengaruhi atau menghambat kolinesterase tapi zat itu bisa beracun pada manusia dalam kondisi tertentu. (Baca Infografis: Pesawat Sukhoi SU-57 Versi Ekspor Siap Didemonstrasikan Rusia)

Navalny pingsan di pesawat pada Kamis pekan lalu setelah minum teh saat dalam perjalanan menuju kampanye di Siberia. (Lihat Video: Melaju Kecepatan Tinggi, Bus Tabrak Elf di Tol Cipali, 4 Orang Tewas 2 Luka Berat)
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!