Memanas, AS Bersiap Kirim Lebih Banyak Jet Tempur ke Timur Tengah
Sabtu, 03 Agustus 2024 - 06:28 WIB
Sembilan bulan telah berlalu sejak Israel melanjutkan serangan brutal di Jalur Gaza yang menewaskan hampir 39.500 warga Palestina.
Konflik tersebut telah memicu peningkatan ketegangan regional di seluruh Timur Tengah, dengan eskalasi terbaru awal pekan ini ketika Pemimpin Hamas Ismail Haniyeh dibunuh selama kunjungannya ke Iran.
Sementara kelompok Hizbullah di Lebanon terlibat dalam pertempuran lintas batas dengan Israel, kelompok Houthi Yaman telah menargetkan kapal kargo yang terkait dengan Israel di Laut Merah dan Teluk Aden sebagai bentuk solidaritas dengan Gaza.
Meskipun organisasi internasional, termasuk PBB, dan negara-negara regional mendesak gencatan senjata di Gaza, dan meredakan ketegangan di Timur Tengah, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, berjanji untuk “menuntut harga yang mahal” untuk setiap serangan terhadap Israel.
Baca juga: Turki Sebut Khaled Mashal Kepala Politik Sementara Hamas setelah Pembunuhan Ismail Haniyeh
Konflik tersebut telah memicu peningkatan ketegangan regional di seluruh Timur Tengah, dengan eskalasi terbaru awal pekan ini ketika Pemimpin Hamas Ismail Haniyeh dibunuh selama kunjungannya ke Iran.
Sementara kelompok Hizbullah di Lebanon terlibat dalam pertempuran lintas batas dengan Israel, kelompok Houthi Yaman telah menargetkan kapal kargo yang terkait dengan Israel di Laut Merah dan Teluk Aden sebagai bentuk solidaritas dengan Gaza.
Meskipun organisasi internasional, termasuk PBB, dan negara-negara regional mendesak gencatan senjata di Gaza, dan meredakan ketegangan di Timur Tengah, Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, berjanji untuk “menuntut harga yang mahal” untuk setiap serangan terhadap Israel.
Baca juga: Turki Sebut Khaled Mashal Kepala Politik Sementara Hamas setelah Pembunuhan Ismail Haniyeh
(sya)
Lihat Juga :