Trump: Umat Kristen Tak Perlu Memilih Setelah Pilpres 2024

Minggu, 28 Juli 2024 - 20:05 WIB
Pernyataan Trump pada hari Jumat menunjukkan perlunya kedua partai untuk memberi semangat kepada basis pemilih mereka menjelang apa yang kemungkinan akan menjadi pemilihan yang ketat. Trump telah menikmati dukungan loyal dari kaum evangelis dalam dua pemilihan terakhir.

Persaingan semakin ketat setelah keputusan Biden untuk mengakhiri upaya pemilihan ulangnya dan dengan wakil presidennya, Kamala Harris, menjadi calon presiden dari Partai Demokrat.

Jajak pendapat terkini menunjukkan keunggulan signifikan Trump atas Biden telah terhapus sejak tongkat kepemimpinan diserahkan kepada Harris.

Jason Singer, juru bicara kampanye Harris, dalam sebuah pernyataan tidak secara langsung menanggapi pernyataan Trump tentang orang Kristen yang tidak harus memilih lagi.

Singer menggambarkan keseluruhan pidato Trump sebagai "aneh" dan "berpandangan ke belakang".
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!