Donald Trump Tunjuk JD Vance sebagai Cawapresnya

Selasa, 16 Juli 2024 - 07:18 WIB
Dia kemudian mendapat gelar sarjana hukum dari Yale, tetapi mendapat perhatian nasional karena memoarnya tahun 2016, Hillbilly Elegy, di mana dia menulis tentang masa kecilnya dan nilai-nilai kekeluargaan orang Amerika Appalachian.

The Washington Post pada Selasa (16/7/2024) menyebutnya sebagai “voice of the Rust Belt,” mengacu pada bekas jantung industri Amerika yang menjadi korban realitas ekonomi globalisasi.

Vance pernah menjadi kritikus Trump pada tahun 2016, namun sejak itu dia menganut agenda populisnya dan menerima dukungan Trump untuk pemilihan Senat.

“Dengar, saya salah mengenai Donald Trump,” kata Vance kepada Fox News bulan lalu.

“Saya tidak berpikir dia akan menjadi presiden yang baik. Dia adalah presiden yang hebat, dan itulah salah satu alasan mengapa saya bekerja keras untuk memastikan dia mendapatkan masa jabatan kedua," katanya.

Vance telah menjadi pendukung vokal agenda Trump di Senat, serta kritikus pendanaan AS untuk Ukraina, dan banyak hal lainnya.

Vance mengkritik pemerintahan Presiden Joe Biden. "Karena tidak memiliki rencana yang layak bagi Ukraina untuk memenangkan perang ini,” tulisnya di New York Times pada bulan April.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!