Pria Ini Hendak Menarik Uang Hanya 1 Sen dari Bank, tapi Malah Ditangkap Polisi
Selasa, 09 Juli 2024 - 07:09 WIB
Michael Fleming, pria AS hendak menarik uang hanya 1 sen dari bank. Dia malah ditangkap polisi atas tuduhan percobaan perampokan. Foto/Sheriff Sumter County Departement
WASHINGTON - Seorang pria Florida, Amerika Serikat (AS), ditangkap polisi dan menghadapi tuduhan kejahatan perampokan setelah mencoba menarik uang hanya 1 sen (Rp162) dari sebuah bank di Sumter County.
Pernyataan tertulis penangkapan Kantor Sheriff Sumter County menyatakan bahwa insiden itu terjadi sebelum pukul 14.00 siang pada hari Sabtu di Chase Bank US-441 di Lady Lake.
Pria yang diidentifikasi sebagai Michael Fleming itu masuk ke bank, mengisi slip penarikan 1 sen, dan menyerahkannya ke teller. Teller tersebut dilaporkan memberi tahu Fleming bahwa dia tidak dapat menarik hanya satu sen.
Baca Juga: Pria India dan Seekor Ular Saling Gigit tapi Ularnya yang Mati
"Jadi, Anda ingin saya mengucapkan kata lain?" kata Fleming kepada teller bank, menurut laporan penangkapan yang dirilis polisi, seperti dikutip New York Post, Selasa (9/7/2024).
Tidak ada rincian lebih lanjut tentang percakapan mereka yang diberikan dalam pernyataan tertulis, namun para deputi sheriff menyatakan bahwa teller takut akan potensi kekerasan dan memanggil petugas penegak hukum.
Pernyataan tertulis penangkapan Kantor Sheriff Sumter County menyatakan bahwa insiden itu terjadi sebelum pukul 14.00 siang pada hari Sabtu di Chase Bank US-441 di Lady Lake.
Pria yang diidentifikasi sebagai Michael Fleming itu masuk ke bank, mengisi slip penarikan 1 sen, dan menyerahkannya ke teller. Teller tersebut dilaporkan memberi tahu Fleming bahwa dia tidak dapat menarik hanya satu sen.
Baca Juga: Pria India dan Seekor Ular Saling Gigit tapi Ularnya yang Mati
"Jadi, Anda ingin saya mengucapkan kata lain?" kata Fleming kepada teller bank, menurut laporan penangkapan yang dirilis polisi, seperti dikutip New York Post, Selasa (9/7/2024).
Tidak ada rincian lebih lanjut tentang percakapan mereka yang diberikan dalam pernyataan tertulis, namun para deputi sheriff menyatakan bahwa teller takut akan potensi kekerasan dan memanggil petugas penegak hukum.
Lihat Juga :