Ironi Arab Saudi, Tangkapi Pengkritik Israel tapi Benderanya Diinjak-injak Tentara Zionis
Jum'at, 28 Juni 2024 - 11:03 WIB
Foto yang sedang viral memperlihatkan para tentara Israel menginjak bendera nasional Arab Saudi yang bertuliskan kalimat syahadat. Foto/X @Tamerqdh
RIYADH - Foto-foto sedang viral memperlihatkan sekelompok tentara Zionis yang mengibarkan bendera Israel sambil berdiri menginjak bendera Arab Saudi yang bertuliskan kalimat syahadat.
Pemandangan yang memicu kemarahan komunitas Muslim pengguna media sosial itu menjadi ironi. Sebab, bulan lalu, pihak berwenang kerajaan Arab Saudi dilaporkan menangkapi warganya yang mengkritik Israel di media sosial.
Foto-foto penghinaan bendera nasional Arab Saudi tersebut dibagikan di platform media sosial X awal pekan ini oleh seorang pengguna bernama Tamer, yang mengungkapnya di akun Instagram dua tentara Israel.
Baca Juga: Tentara Israel Injak-injak Bendera Arab Saudi, Umat Islam Murka
Mengutip Middle East Eye (MEE), Kamis (27/6/2024), foto-foto itu belum dapat diverifikasi secara independen keasliannya atau kapan foto tersebut diambil.
Namun para tentara Israel terus membagikan foto-foto kontroversial mereka dari Gaza, Palestina.
Beberapa konten yang dibagikan mencakup warga Palestina yang ditahan dan menjadi sasaran pelecehan, yang menurut para ahli hukum dapat dianggap sebagai kejahatan perang.
Pemandangan yang memicu kemarahan komunitas Muslim pengguna media sosial itu menjadi ironi. Sebab, bulan lalu, pihak berwenang kerajaan Arab Saudi dilaporkan menangkapi warganya yang mengkritik Israel di media sosial.
Foto-foto penghinaan bendera nasional Arab Saudi tersebut dibagikan di platform media sosial X awal pekan ini oleh seorang pengguna bernama Tamer, yang mengungkapnya di akun Instagram dua tentara Israel.
Baca Juga: Tentara Israel Injak-injak Bendera Arab Saudi, Umat Islam Murka
Mengutip Middle East Eye (MEE), Kamis (27/6/2024), foto-foto itu belum dapat diverifikasi secara independen keasliannya atau kapan foto tersebut diambil.
Namun para tentara Israel terus membagikan foto-foto kontroversial mereka dari Gaza, Palestina.
Beberapa konten yang dibagikan mencakup warga Palestina yang ditahan dan menjadi sasaran pelecehan, yang menurut para ahli hukum dapat dianggap sebagai kejahatan perang.
Lihat Juga :