Demonstran Irak Bakar Kantor Parlemen di Basra
Sabtu, 22 Agustus 2020 - 03:33 WIB
Gelombang kekerasan dimulai ketika aktivis Tahseen Osama dibunuh pekan lalu, memicu demonstrasi jalanan yang berlangsung selama tiga hari. Pasukan keamanan melepaskan tembakan langsung ke pengunjuk rasa yang melemparkan batu dan bom bensin ke rumah gubernur dan memblokir beberapa jalan utama.(Baca: Polisi Irak Gunakan Senapan Berburu untuk Tembaki Demonstran )
Perdana Menteri Irak, Mustafa al-Kadhimi, memecat polisi Basra dan kepala keamanan nasional pada hari Senin dan memerintahkan penyelidikan atas aksi kekerasan tersebut. Keputusan itu menenangkan para pengunjuk rasa sampai pembunuhan Yacoub membawa mereka kembali ke jalanan.
Kadhimi mulai menjabat pada bulan April, menjadi kepala pemerintahan Irak ketiga dalam periode 10 minggu yang kacau setelah berbulan-bulan protes mematikan di negara itu, yang telah dilemahkan oleh puluhan tahun sanksi, perang, korupsi dan tantangan ekonomi.(Baca: Trump: Pasukan Koalisi Tinggalkan Irak dalam 3 Tahun )
Perdana Menteri Irak, Mustafa al-Kadhimi, memecat polisi Basra dan kepala keamanan nasional pada hari Senin dan memerintahkan penyelidikan atas aksi kekerasan tersebut. Keputusan itu menenangkan para pengunjuk rasa sampai pembunuhan Yacoub membawa mereka kembali ke jalanan.
Kadhimi mulai menjabat pada bulan April, menjadi kepala pemerintahan Irak ketiga dalam periode 10 minggu yang kacau setelah berbulan-bulan protes mematikan di negara itu, yang telah dilemahkan oleh puluhan tahun sanksi, perang, korupsi dan tantangan ekonomi.(Baca: Trump: Pasukan Koalisi Tinggalkan Irak dalam 3 Tahun )
(ber)
Lihat Juga :