Zelensky Respons Tawaran Perdamaian Putin, Dianggapnya Ultimatum
Sabtu, 15 Juni 2024 - 14:01 WIB
Karakterisasi Zelensky terhadap tawaran Putin sebagai ultimatum dikesampingkan sebagai "pemahaman yang salah, tentu saja," menurut juru bicara Kremlin Dmitry Peskov pada Jumat.
"Ini adalah usulan yang komprehensif, sangat mendalam, dan konstruktif," ujar sekretaris pers Putin kepada Izvestia.
“Jika persyaratannya tampak lebih keras daripada yang diusulkan Moskow pada musim semi 2022, itu karena situasi yang berbeda telah muncul, dengan empat wilayah memilih menjadi bagian dari Rusia,” papar dia.
Penduduk Wilayah Kherson dan Zaporozhye serta Republik Rakyat Donetsk dan Lugansk memberikan suara mayoritas pada September 2022 untuk meninggalkan Ukraina dan bergabung dengan Federasi Rusia.
Kiev dan pendukung Baratnya telah mengecam pemungutan suara itu sebagai "dicurangi" dan "tipuan," sama seperti mereka menolak mengakui pengembalian Krimea pada tahun 2014.
"Ini adalah usulan yang komprehensif, sangat mendalam, dan konstruktif," ujar sekretaris pers Putin kepada Izvestia.
“Jika persyaratannya tampak lebih keras daripada yang diusulkan Moskow pada musim semi 2022, itu karena situasi yang berbeda telah muncul, dengan empat wilayah memilih menjadi bagian dari Rusia,” papar dia.
Penduduk Wilayah Kherson dan Zaporozhye serta Republik Rakyat Donetsk dan Lugansk memberikan suara mayoritas pada September 2022 untuk meninggalkan Ukraina dan bergabung dengan Federasi Rusia.
Kiev dan pendukung Baratnya telah mengecam pemungutan suara itu sebagai "dicurangi" dan "tipuan," sama seperti mereka menolak mengakui pengembalian Krimea pada tahun 2014.
Lihat Juga :