3 Negara yang Tetap Mendukung Israel Ketika Dunia Mengutuknya, Nomor 1 Sekutu Abadi
Jum'at, 07 Juni 2024 - 16:05 WIB
Mengutip New York Times, Rabu (29/5/2024), John F Kirby selaku juru bicara Gedung Putih baru-baru ini menyampaikan pandangannya terkait krisis yang melanda Rafah. Menurutnya, tragedi di Rafah tidak cukup untuk mengubah kebijakan AS saat ini.
Sebelumnya, Biden memang mengancam akan berhenti memasok senjata ke Israel jika mereka ngotot untuk menyerang Rafah. Hanya saja, ancaman tersebut diragukan banyak pihak mengingat Israel yang masih berani menyerang Rafah dengan brutal.
Inggris menjadi sekutu strategis Israel sejak serangan Hamas pada 7 Oktober. Sepanjang itu, mereka pun banyak membantu Tel Aviv termasuk dalam hal penjualan senjata.
Mengutip Reuters, Inggris memasok senjata senilai 42 juta pound (USD53 juta) ke Israel pada 2022. Ekspor tersebut juga terus dilanjutkan seiring kebutuhan Israel dalam perangnya melawan Hamas.
Pada pernyataan menandai enam bulan sejak serangan awal Hamas, Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak mengulangi seruannya kepada kelompok Palestina agar segera membebaskan sandera Israel dan menghentikan pertempuran.
Namun, Inggris juga menyebut keberlanjutan dukungannya kepada Israel bergantung pada kepatuhannya terhadap hukum kemanusiaan internasional.
Jika mereka mengabaikannya, bisa jadi bantuan-bantuan yang selama ini diberikan akan ditahan sementara.
Sebelumnya, Biden memang mengancam akan berhenti memasok senjata ke Israel jika mereka ngotot untuk menyerang Rafah. Hanya saja, ancaman tersebut diragukan banyak pihak mengingat Israel yang masih berani menyerang Rafah dengan brutal.
2. Inggris
Inggris menjadi sekutu strategis Israel sejak serangan Hamas pada 7 Oktober. Sepanjang itu, mereka pun banyak membantu Tel Aviv termasuk dalam hal penjualan senjata.
Mengutip Reuters, Inggris memasok senjata senilai 42 juta pound (USD53 juta) ke Israel pada 2022. Ekspor tersebut juga terus dilanjutkan seiring kebutuhan Israel dalam perangnya melawan Hamas.
Pada pernyataan menandai enam bulan sejak serangan awal Hamas, Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak mengulangi seruannya kepada kelompok Palestina agar segera membebaskan sandera Israel dan menghentikan pertempuran.
Namun, Inggris juga menyebut keberlanjutan dukungannya kepada Israel bergantung pada kepatuhannya terhadap hukum kemanusiaan internasional.
Jika mereka mengabaikannya, bisa jadi bantuan-bantuan yang selama ini diberikan akan ditahan sementara.
Lihat Juga :