Pesawat B-1 AS Jatuhkan Senjata Paling Presisi yang Mampu Menghancurkan Bunker
Rabu, 05 Juni 2024 - 21:24 WIB
Dimulainya kembali kegiatan militer merupakan tanggapan terhadap peluncuran ratusan balon yang membawa sampah ke Korea Selatan, yang menyebut tindakan tersebut sebagai provokasi yang tidak dapat diterima sehingga tidak ada pilihan lain selain menangguhkan pakta militer.
Korea Utara mengatakan tahun lalu bahwa mereka tidak lagi terikat pada perjanjian tersebut.
Selain itu, Marinir Korea Selatan merencanakan latihan tembak di pulau-pulau terpencil di pantai barat dekat perbatasan maritim yang disengketakan oleh Korea Utara, dengan menggunakan artileri mekanis K-9.
Perbatasan laut yang sensitif ini pernah menjadi lokasi bentrokan mematikan di masa lalu antara unit artileri dan kapal angkatan laut Korea Selatan dan Utara.
Militer Korea Selatan dan AS telah meningkatkan latihan sebagai respons terhadap uji coba senjata Korea Utara, termasuk peluncuran rudal balistik dan penembakan senjata taktis.
Korea Utara mengatakan tahun lalu bahwa mereka tidak lagi terikat pada perjanjian tersebut.
Selain itu, Marinir Korea Selatan merencanakan latihan tembak di pulau-pulau terpencil di pantai barat dekat perbatasan maritim yang disengketakan oleh Korea Utara, dengan menggunakan artileri mekanis K-9.
Perbatasan laut yang sensitif ini pernah menjadi lokasi bentrokan mematikan di masa lalu antara unit artileri dan kapal angkatan laut Korea Selatan dan Utara.
Militer Korea Selatan dan AS telah meningkatkan latihan sebagai respons terhadap uji coba senjata Korea Utara, termasuk peluncuran rudal balistik dan penembakan senjata taktis.
(ahm)
Lihat Juga :