Turki Ingin Gabung BRICS, Rusia Menyambut Baik

Selasa, 04 Juni 2024 - 18:30 WIB
Blok BRICS mengungguli G7, konglomerat negara-negara industri kaya, dalam hal PDB pada tahun 2022.

Menurut perkiraan, perekonomian BRICS akan menyumbang lebih dari 50% PDB global pada tahun 2030.

Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan BRICS dan Organisasi Kerjasama Shanghai telah menjadi pilar utama dalam dunia multipolar yang sedang berkembang.

Pakar ekonomi menekankan BRICS juga merupakan lokomotif de-dolarisasi ekonomi global karena anggota blok ini semakin banyak yang beralih ke mata uang nasional dalam hubungan perdagangan, misalnya, 90% kesepakatan antara perusahaan Rusia dan China kini dilakukan dalam rubel dan yuan.

BRICS menggandakan keanggotaannya tahun lalu, menjadi BRICS+ setelah memasukkan Mesir, Ethiopia, Iran, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab pada 1 Januari 2024.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!