Obama: Trump Tak Layak, Biden Akan Jaga Demokrasi AS

Kamis, 20 Agustus 2020 - 12:17 WIB
Senator AS Kamala Harris yang dipilih sebagai calon wakil presiden juga berbicara pada Rabu (19/8).

“Selama delapan tahun, Joe menjadi satu-satunya di ruangan saat saya menghadapi keputusan besar. Dia membuat saya presiden yang lebih baik dan dia mendapat karakter itu dan pengalaman untuk membuat kita negara yang lebih baik,” papar Obama.

Pidato Obama dilakukan dari Museum Revolusi Amerika di Philadelphia, kota di mana Konstitusi AS disusun. “Satu kantor konstitusional yang dipilih oleh seluruh rakyat adalah kepresidenan. Jadi minimal, kita harus mengharapkan seorang presiden yang merasakan tanggung jawab untuk keselamatan dan kesejahteraan dari seluruh 330 juta dari kita. Tapi kita juga berharap presiden menjadi penjaga demokrasi kita,” ujar Obama. (Baca Juga: Trump Berharap Arab Saudi Bergabung Kesepakatan UEA dan Israel)

Trump, menurut Obama, telah gagal pada sejumlah tes itu. (Baca Infografis: Amunisi Anyar China; Meratakan Area Luas dengan sekali Tembakan)

Di Twitter, Trump merespon pidato Obama dengan mengunggah posting dengan seluruhnya memakai huruf kapital. “MENGAPA DIA MENOLAK MENDUKUNG JOE LAMBAT HINGGA INI SEMUA BERAKHIR, DAN BAHKAN SANGAT TELAT? MENGAPA DIA MENCOBA MEMBUAT DIA TIDAK LARI?” tweet Trump. (Lihat Video: Republik Kopi di Pegunungan Ijen)
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!