Israel Terus Bombardir Rafah, 1 Juta Warga Pilih Mengungsi
Selasa, 28 Mei 2024 - 20:40 WIB
UNRWA mengatakan penerbangan dari Rafah “terjadi di tempat yang tidak aman untuk dituju dan di tengah pemboman, kekurangan makanan dan air, tumpukan sampah dan kondisi kehidupan yang tidak sesuai.”
"Memberikan bantuan dan perlindungan menjadi hampir mustahil," ungkap UNRWA, dilansir Reuters.
Baca Juga: 3 Batalion Hamas Masih Bertahan di Kamp Pengungsi Jabalia
BBC melaporkan, saat matahari terbit, ribuan warga Palestina terlihat meninggalkan lingkungan Tal al-Sultan menggunakan mobil, truk, dan gerobak yang ditarik keledai dan kuda, menuju ke utara.
Khaled Mahmoud, warga Tal al-Sultan di Rafah barat, mengungkapkan kesedihannya.
"Memberikan bantuan dan perlindungan menjadi hampir mustahil," ungkap UNRWA, dilansir Reuters.
Baca Juga: 3 Batalion Hamas Masih Bertahan di Kamp Pengungsi Jabalia
BBC melaporkan, saat matahari terbit, ribuan warga Palestina terlihat meninggalkan lingkungan Tal al-Sultan menggunakan mobil, truk, dan gerobak yang ditarik keledai dan kuda, menuju ke utara.
Khaled Mahmoud, warga Tal al-Sultan di Rafah barat, mengungkapkan kesedihannya.
Lihat Juga :