Hamas Rilis Video Mengejutkan Nasib Mengenaskan Para Sandera Israel

Minggu, 26 Mei 2024 - 09:30 WIB
Terakhir, waktunya. Surat kabar Israel Yedioth Ahronoth mengindikasikan pertemuan serius sedang berlangsung di Paris, yang melibatkan Kepala CIA William Burns dan pejabat tinggi lainnya dari Israel dan Timur Tengah.

Baca juga: Juru Bicara Hamas Abu Ubaidah: Kami Menangkap Lebih Banyak Tentara Israel

Surat kabar tersebut mengindikasikan Israel mungkin bersedia menawarkan kompromi serius untuk mencapai pertukaran tahanan.

Meskipun pernyataan seperti itu pernah digunakan di masa lalu, peristiwa ini merupakan tindak lanjut dari keputusan yang jelas dan tegas oleh Mahkamah Internasional (ICJ) pada hari Jumat, yang memerintahkan Israel segera menghentikan operasi militernya di Rafah.

Menurut Netanyahu, serangan di Rafah menjadi tujuan Israel yang paling menentukan dalam perang genosidanya.

Keputusan ini juga terjadi lima hari setelah keputusan bersejarah Ketua Jaksa Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) Karim Khan yang meminta surat perintah penangkapan terhadap dua pemimpin Israel, termasuk Netanyahu sendiri.

Jelas sekali bahwa strategi perang Israel telah gagal, kegagalan yang setara dengan kegagalan militer dan intelijen Israel sejak tanggal 7 Oktober.

Namun Israel juga gagal secara politik dan strategis, sementara dukungan untuk Palestina di seluruh dunia terus meningkat pesat.

Video Al-Qassam hadir untuk mengingatkan Israel akan semua kegagalan ini, dan sekali lagi, satu-satunya cara mendapatkan kembali seorang tawanan Israel yang masih hidup hanya dapat dilakukan melalui negosiasi.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!