2 Negara Sekutu Israel Ini Minta Implementasi Keputusan ICJ

Sabtu, 25 Mei 2024 - 22:55 WIB
Israel terus melanjutkan perang meskipun ICJ berniat mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadap Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan Menteri Pertahanan Yoav Gallant atas keterlibatan mereka dalam kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan, meskipun telah dikeluarkan resolusi Dewan Keamanan PBB untuk segera menghentikan kejahatan tersebut. berkelahi.

Sementara itu, Pemerintah Spanyol juga menuntut agar Israel mematuhi perintah pengadilan tinggi PBB untuk segera menghentikan pemboman dan serangan darat terhadap kota Rafah di Gaza.

Ditekankan bahwa keputusan Mahkamah Internasional (ICJ) pada hari Jumat bersifat mengikat secara hukum.

“Langkah-langkah pencegahan yang ditetapkan oleh ICJ, termasuk Israel harus menghentikan serangan militernya di Rafah, adalah suatu keharusan. Israel harus mematuhinya,” tulis Menteri Luar Negeri Jose Manuel Albares di X.

“Hal yang sama berlaku untuk gencatan senjata, pembebasan sandera dan akses bantuan kemanusiaan (ke Gaza),” katanya.

“Penderitaan rakyat Gaza dan kekerasan harus diakhiri.”

Baca Juga: Laporan Militer Iran: Tidak Ada Serangan dalam Kecelakaan Helikopter Presiden Raisi

ICJ yang bermarkas di Den Haag, yang perintahnya mengikat secara hukum namun tidak memiliki mekanisme penegakan langsung, juga memutuskan bahwa Israel harus tetap membuka pintu penyeberangan utama Rafah dengan Mesir untuk memungkinkan bantuan kemanusiaan “tanpa hambatan” masuk ke Gaza.

Dan mereka mendesak pembebasan sandera “tanpa syarat” yang diambil oleh pejuang Hamas selama serangan mereka pada 7 Oktober di Israel.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!