Erdogan: Negara Jahat Israel akan Targetkan Anatolia dengan Khayalan Tanah Perjanjian

Kamis, 16 Mei 2024 - 18:56 WIB
Berbicara pada peringatan 76 tahun Nakba Palestina, Erdogan menjelaskan 15 Mei adalah hari penting bagi negaranya dan bagi warga Palestina di seluruh dunia.

“Zionis mulai menduduki tanah tersebut dengan dukungan Inggris setelah Kesultanan Utsmaniyah terpaksa mundur dari tanah Palestina. Geng Zionis dan organisasi teroris melakukan pembunuhan massal, mengusir warga Palestina dari rumah mereka, dan memaksa mereka mengungsi,” papar Erdogan.

Presiden Turki menekankan ratusan ribu warga Palestina hanya membawa kunci rumah mereka dan menuju ke Lebanon, Yordania, Suriah dan negara-negara lain di kawasan, dan menjalani kehidupan yang sulit di kamp-kamp pengungsi.

“Kondisi mereka yang tetap tinggal bahkan lebih buruk dibandingkan mereka yang pergi. Negara Israel didirikan pada tanggal 14 Mei 1948, setelah itu kebijakan pendudukan dan genosida terus berlanjut sebagai kebijakan negara,” ujar dia.

Baca juga: Hamas: Sandera Tak akan Terlihat sampai Israel Penuhi Tuntutan Kami
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!