Ini Bukti Kekejaman Tentara Zionis kepada Tahanan Palestina di Penjara Sde Teiman di Gurun Negev

Minggu, 12 Mei 2024 - 17:25 WIB
Tahanan Palestina dibawa ke Rumah Sakit Abu Youssef Al-Najjar di Rafah di selatan Gaza sebagai akibat dari penyiksaan yang dilakukan terhadap mereka selama penahanan oleh pasukan Israel dalam kondisi yang tidak manusiawi. Foto/Firas Al-Shaer
GAZA - Rincian lebih lanjut mengenai penganiayaan, penyiksaan, dan penganiayaan terhadap warga Palestina yang ditahan di fasilitas penahanan Israel telah diungkapkan oleh para pengungkap fakta (whistleblower) dalam sebuah laporan. Itu merupakan bukti terbaru pelanggaran pemerintah Israel terhadap hukum internasional dan sistem hukum mereka sendiri.

Menurut sebuah laporan oleh CNN, yang mengutip pelapor anonim Israel yang bekerja di fasilitas penahanan Sde Teiman di gurun Negev, pasukan dan pihak berwenang Israel telah melakukan banyak pelanggaran hak asasi manusia terhadap tahanan Palestina termasuk penyiksaan psikis dan psikologis, penyembunyian hak asasi manusia, dan penahanan hak asasi manusi dan malapraktik medis seperti amputasi karena cedera yang disebabkan oleh pengikatan pergelangan tangan secara terus-menerus.



Dalam salah satu gambar kamp yang diperoleh laporan tersebut, para tahanan yang mengenakan pakaian olahraga abu-abu terlihat duduk dengan mata tertutup dan dikelilingi pagar kawat berduri. Salah satu sumber Israel yang bekerja di fasilitas tersebut mengatakan bahwa perintah mereka adalah “mereka tidak diizinkan bergerak. Mereka harus duduk tegak. Mereka tidak diperbolehkan berbicara. Tidak diperbolehkan mengintip di balik penutup matanya”.

Disuruh berteriak “uskot”, atau “tutup mulut” dalam bahasa Arab, para penjaga juga diperintahkan untuk “memilih orang-orang yang bermasalah dan menghukum mereka” melalui pemukulan dan penyiksaan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!