Seorang Jenderal Rusia Tewas Terkena Ledakan Bom di Suriah
Rabu, 19 Agustus 2020 - 01:47 WIB
Militer Rusia dan Turki saat patroli gabungan di Suriah. Foto/REUTERS/Kemal Aslan
DAMASKUS - Seorang mayor jenderal Rusia tewas dan dua tentara lainnya terluka di Suriah pada Selasa (18/8/2020) setelah kendaraan yang mereka tumpangi terkena bom improvisasi (IED).
Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan ledakan bom itu terjadi di dekat ladang minyak At-Taim, sekitar 15 km di luar kota Deir ez-Zor, di mana konvoi Rusia diserang saat kembali dari aksi kemanusiaan.
"Akibat ledakan itu, tiga prajurit Rusia terluka. Selama evakuasi dan saat menerima perawatan medis, seorang penasihat militer senior Rusia dengan pangkat mayor jenderal meninggal karena luka serius yang dideritanya," kata Kementerian Pertahanan, seperti dikutip Sputnik, Rabu (19/8/2020).
Militer Moskow mengatakan IED yang meledak ditempatkan di sisi jalan yang dilewati konvoi Rusia .
Menurut Kementerian Pertahanan, keluarga jenderal tersebut akan menerima semua bantuan dan dukungan yang memungkinkan. Sedangkan mendiang mayor jenderal akan diberikan penghargaan atas jasanya.
Kontingen darat Rusia di Suriah terdiri dari pasukan Polisi Militer, yang misinya termasuk memisahkan pasukan Turki dan Suriah di utara negara itu, membantu pengiriman bantuan kemanusiaan, dan terkadang membantu pasukan Angkatan Darat Suriah menghancurkan sisa-sisa anggota kelompok teroris. (Baca: Mesir Kirim Pasukan Dukung Rezim Assad di Suriah )
Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan ledakan bom itu terjadi di dekat ladang minyak At-Taim, sekitar 15 km di luar kota Deir ez-Zor, di mana konvoi Rusia diserang saat kembali dari aksi kemanusiaan.
"Akibat ledakan itu, tiga prajurit Rusia terluka. Selama evakuasi dan saat menerima perawatan medis, seorang penasihat militer senior Rusia dengan pangkat mayor jenderal meninggal karena luka serius yang dideritanya," kata Kementerian Pertahanan, seperti dikutip Sputnik, Rabu (19/8/2020).
Militer Moskow mengatakan IED yang meledak ditempatkan di sisi jalan yang dilewati konvoi Rusia .
Menurut Kementerian Pertahanan, keluarga jenderal tersebut akan menerima semua bantuan dan dukungan yang memungkinkan. Sedangkan mendiang mayor jenderal akan diberikan penghargaan atas jasanya.
Kontingen darat Rusia di Suriah terdiri dari pasukan Polisi Militer, yang misinya termasuk memisahkan pasukan Turki dan Suriah di utara negara itu, membantu pengiriman bantuan kemanusiaan, dan terkadang membantu pasukan Angkatan Darat Suriah menghancurkan sisa-sisa anggota kelompok teroris. (Baca: Mesir Kirim Pasukan Dukung Rezim Assad di Suriah )
Lihat Juga :