Houthi Hancurkan Jaringan Intelijen Israel yang Beroperasi di Yaman

Sabtu, 11 Mei 2024 - 19:01 WIB
Tasnim mengutip para ahli yang mengatakan bahwa keberhasilan Yaman dalam mendukung perlawanan Palestina berasal dari dominasi dan koordinasi aparat intelijen, keamanan dan militer negara Arab melawan koalisi militer AS, Inggris dan Israel di Laut Merah, Laut Arab dan Selat Bab el-Mandeb.

Dalam pidatonya, pemimpin Ansarullah Yaman Abdul Malik al-Houthi mengatakan pasukan negaranya akan menargetkan kapal-kapal perusahaan mana pun yang terkait dengan penyediaan atau pengangkutan barang ke Israel terlepas dari tujuannya sebagai bagian dari serangan pro-Palestina tahap keempat.

Baca Juga: Usir Tentara Israel di Rafah, Hamas Siapkan Serangan Canggih

Menekankan bahwa Yaman juga sedang mempertimbangkan “tahap kelima dan keenam,” Houthi mengatakan, “Ketika kami membuat keputusan pada tahap tertentu, itu berarti kami memiliki kemampuan untuk melaksanakannya.”

Houthi mengatakan pasukannya melakukan 25 operasi di bulan Syawal yang dimulai pada 10 April, di mana 71 rudal balistik dan drone diluncurkan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!