Kasus Korupsi Seret Mantan PM Mahathir Mohammad, Polisi Malaysia Periksa Anak dan Para Politisi

Sabtu, 27 April 2024 - 16:25 WIB
Kantor Mahathir belum memberikan komentar. Mantan perdana menteri tersebut sebelumnya menggambarkan penyelidikan terhadap putra-putranya bermotif politik.

Baca Juga: Kisah Kakek 16 Cucu, dari Tukang Kayu Jadi Gamer Kaya

Mahathir, yang telah menjabat sebagai perdana menteri dua kali sejak tahun 1981, terlibat dalam persaingan dengan anak didiknya, Anwar, yang telah mendominasi politik Malaysia selama beberapa dekade.

Anwar menjadi perdana menteri pada tahun 2022 setelah lebih dari 20 tahun menjadi pemimpin oposisi, dan berjanji untuk memerangi korupsi dan fokus pada perekonomian.

Namun ia menghadapi pertanyaan mengenai komitmennya terhadap reformasi, menyusul serangkaian kasus korupsi yang melibatkan tokoh-tokoh yang bersekutu dengan koalisinya. Anwar berulang kali menegaskan bahwa dia tidak ikut campur dalam kasus-kasus pengadilan.
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!