Serangan Israel Terhadap Iran Diduga Targetkan Sistem Rudal S-300 Buatan Rusia

Selasa, 23 April 2024 - 09:07 WIB
Citra satelit yang diakses BBC menunjukkan sistem pertahanan rudal S-300 terletak di fasilitas rahasia tersebut pada 15 April. Gambar terbaru di Google Earth menunjukkan tempat itu kosong, tanpa ada jejak sistem pertahanan rudal S-300. Fasilitas nuklir Natanz terletak di utara lokasi serangan.

Sistem rudal tersebut terdiri dari beberapa kendaraan yang dilengkapi dengan radar, peluncur rudal khusus, dan peralatan lainnya, menurut laporan BBC berdasarkan analisisnya.

Drone dan rudal Israel dilaporkan menyerang sistem tersebut, menyiratkan bahwa senjata Israel berhasil menghindari sistem pertahanan udara Iran dan tidak terdeteksi serta menghantam wilayah yang dipersenjatai dengan sistem pertahanan rudal anti-balistik buatan Rusia.

Kedua pejabat Iran, yang dikutip New York Times, mengatakan bahwa militer negaranya tidak mendeteksi apa pun yang memasuki wilayah udara Iran pada hari Jumat, termasuk drone, rudal, dan pesawat terbang.

Penilaian tersebut didukung oleh kantor berita pemerintah Iran, IRNA, yang mengatakan tidak ada serangan rudal yang terjadi dan sistem pertahanan udara Iran belum diaktifkan.

Namun citra satelit yang dinilai oleh BBC dan New York Times menunjukkan kerusakan pada fasilitas tersebut.

BBC menyebutkan radar sistem pertahanan S-300 rusak namun peluncur rudalnya masih utuh. Radar pengendali tembakan mengarahkan rudal ke sasaran dan merupakan elemen penting dalam sistem.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!