Ismail Haniyeh: Gaza Harus Dikuasai Palestina setelah Perang Berakhir

Minggu, 21 April 2024 - 17:28 WIB
Turki dan Israel saling bertukar kecaman atas pertemuan antara Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan dan pemimpin politik Hamas Ismail Haniyeh.

Menteri Luar Negeri Israel Israel Katz sebelumnya mengutuk pertemuan di X, dengan mengatakan: “Aliansi Ikhwanul Muslimin: pemerkosaan, pembunuhan, penodaan mayat dan pembakaran bayi. Erdoğan, kamu memalukan!”.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Turki menanggapi tweet Katz, dengan mengatakan: “Pemerintah Israellah yang seharusnya merasa malu. Mereka telah membantai hampir 35.000 warga Palestina, kebanyakan dari mereka adalah perempuan dan anak-anak.”

Oncu Keceli menambahkan, “Upaya anggota Pemerintah Israel untuk mengubah agenda tidak akan membuahkan hasil. Prioritas Turki adalah mengakhiri pembantaian di Gaza, dan mendirikan negara Palestina untuk menjamin perdamaian abadi di wilayah kami.”
(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!