Israel Hendak Serang Iran, tapi Tiba-tiba Membatalkannya
Kamis, 18 April 2024 - 12:39 WIB
Baca Juga: Iran Pamer Rudal untuk Ladeni Serangan Israel: Kami 100 Persen Siap!
“Sensitivitas diplomatik ikut berperan,” kata seorang pejabat senior Israel yang tidak mau disebutkan namanya kepada Kan, seraya menambahkan bahwa akan ada respons, namun akan berbeda dari rencana awal.
Mengutip tiga sumber Israel yang tidak disebutkan namanya, ABC News melaporkan: “Israel bersiap dan kemudian membatalkan serangan balasan terhadap Iran setidaknya dua malam dalam seminggu terakhir.”
Di antara berbagai kemungkinan reaksi yang dipertimbangkan oleh kabinet perang Israel adalah pilihan untuk menyerang proksi Iran di wilayah lain atau melakukan serangan siber, kata sumber tersebut kepada ABC News, Kamis (18/4/2024).
Pada rapat kabinet pada hari Senin, para pejabat Israel mempertimbangkan untuk memberikan izin kepada Pasukan Pertahanan Israel (IDF) untuk melakukan serangan terhadap Iran. ”Namun, untuk alasan operasional, memutuskan untuk tidak melanjutkannya,” kata dua pejabat Israel yang tidak disebutkan namanya kepada Axios.
“Sensitivitas diplomatik ikut berperan,” kata seorang pejabat senior Israel yang tidak mau disebutkan namanya kepada Kan, seraya menambahkan bahwa akan ada respons, namun akan berbeda dari rencana awal.
Mengutip tiga sumber Israel yang tidak disebutkan namanya, ABC News melaporkan: “Israel bersiap dan kemudian membatalkan serangan balasan terhadap Iran setidaknya dua malam dalam seminggu terakhir.”
Di antara berbagai kemungkinan reaksi yang dipertimbangkan oleh kabinet perang Israel adalah pilihan untuk menyerang proksi Iran di wilayah lain atau melakukan serangan siber, kata sumber tersebut kepada ABC News, Kamis (18/4/2024).
Pada rapat kabinet pada hari Senin, para pejabat Israel mempertimbangkan untuk memberikan izin kepada Pasukan Pertahanan Israel (IDF) untuk melakukan serangan terhadap Iran. ”Namun, untuk alasan operasional, memutuskan untuk tidak melanjutkannya,” kata dua pejabat Israel yang tidak disebutkan namanya kepada Axios.
Lihat Juga :