Rakyat Yordania Marah: Raja Abdullah Lindungi Israel dari Serangan Iran, tapi Tak Bela Palestina

Selasa, 16 April 2024 - 10:21 WIB
Awad mengatakan ada kemarahan yang meluas atas penggunaan wilayah udara Yordania untuk mencegah rudal Iran mencapai Israel, namun masyarakat ragu-ragu untuk mengkritik tindakan pemerintah tersebut di depan umum.

“Jelas bahwa posisi negara-negara Barat memiliki bias yang tidak adil dan buta dalam membela rezim apartheid Israel. Mereka tidak memperhatikan kepentingan rakyat di Yordania dan Palestina,” imbuh Awad.

Pemerintah Yordania telah menyerukan diakhirinya perang Israel di Gaza, mengusir duta besarnya dari Amman dan mendukung kasus Afrika Selatan yang menuduh Israel melakukan genosida. Meski begitu, warga Yordania menyerukan tindakan yang lebih tegas dari pemerintah.

Ribuan warga Yordania telah melakukan protes di depan Kedutaan Israel di Amman sejak 26 Maret, menyerukan Yordania untuk melanggar perjanjian damai tahun 1994 dengan negara Yahudi tersebut.

Pihak berwenang Yordania telah menanggapi protes tersebut dengan penangkapan, menahan lebih dari 200 orang selama tiga minggu terakhir. Organisasi hak asasi manusia telah meminta pemerintah untuk membiarkan protes damai terus berlanjut tanpa gangguan.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!