Iran Ancam Serang Yordania jika Bekerja Sama dengan Israel
Minggu, 14 April 2024 - 07:02 WIB
Mereka mengatakan tentara juga dalam keadaan siaga tinggi dan sistem radar memantau setiap aktivitas drone yang datang dari arah Irak dan Suriah.
Penduduk di beberapa kota di bagian utara negara itu dekat Suriah dan wilayah tengah dan selatan mendengar aktivitas udara yang deras. Sumber keamanan mengatakan angkatan udara negara itu mengintensifkan penerbangan pengintaian.
Yordania sebelumnya mengatakan pihaknya menutup wilayah udaranya mulai Sabtu malam untuk semua pesawat yang masuk, berangkat, dan transit. Hal ini menurut para pejabat kepada Reuters adalah tindakan pencegahan jika terjadi serangan Iran melintasi perbatasannya.
Baca Juga: Perang Iran dan Israel Dimulai! 100 Rudal dan Drone Diluncurkan ke Wilayah Zionis
“Pihak berwenang terkait mengambil keputusan untuk menutup wilayah udara untuk alasan pencegahan karena situasi keamanan di sekitarnya,” kata juru bicara pemerintah Yordania, Muhannad Mubaideen.
Mubaideen membantah laporan media bahwa kerajaan telah mengumumkan keadaan darurat, dan menambahkan bahwa laporan tersebut tidak berdasar dan tidak ada alasan untuk khawatir di antara warganya.
Yordania bertetangga dengan Suriah dan Irak – keduanya merupakan negara tempat pasukan proksi Iran beroperasi – dan juga bersebelahan dengan Israel dan Tepi Barat yang diduduki Israel.
Penduduk di beberapa kota di bagian utara negara itu dekat Suriah dan wilayah tengah dan selatan mendengar aktivitas udara yang deras. Sumber keamanan mengatakan angkatan udara negara itu mengintensifkan penerbangan pengintaian.
Yordania sebelumnya mengatakan pihaknya menutup wilayah udaranya mulai Sabtu malam untuk semua pesawat yang masuk, berangkat, dan transit. Hal ini menurut para pejabat kepada Reuters adalah tindakan pencegahan jika terjadi serangan Iran melintasi perbatasannya.
Baca Juga: Perang Iran dan Israel Dimulai! 100 Rudal dan Drone Diluncurkan ke Wilayah Zionis
“Pihak berwenang terkait mengambil keputusan untuk menutup wilayah udara untuk alasan pencegahan karena situasi keamanan di sekitarnya,” kata juru bicara pemerintah Yordania, Muhannad Mubaideen.
Mubaideen membantah laporan media bahwa kerajaan telah mengumumkan keadaan darurat, dan menambahkan bahwa laporan tersebut tidak berdasar dan tidak ada alasan untuk khawatir di antara warganya.
Yordania bertetangga dengan Suriah dan Irak – keduanya merupakan negara tempat pasukan proksi Iran beroperasi – dan juga bersebelahan dengan Israel dan Tepi Barat yang diduduki Israel.
Lihat Juga :