Pemukim Israel Bersenjata Api Serang Desa di Tepi Barat, 1 Warga Palestina Ditembak Mati

Sabtu, 13 April 2024 - 21:29 WIB
Selama amukan tersebut, para pemukim membakar lebih dari 40 fasilitas Palestina dan 50 mobil di al-Mughayyir, menyebabkan lahan pertanian di dekatnya juga ikut terbakar.

“Pemandangannya sangat mengerikan, kepulan asap memenuhi desa, dan suara ambulans tidak mereda di tengah baku tembak yang intens dan terus menerus,” papar Hajj.

Para pemukim berasal dari pos terdepan Mallahi, yang mereka dirikan selama dua tahun terakhir di atas kamp tentara Israel Jabeit, yang awalnya dibangun di tanah Palestina di utara Ramallah.

Hajj mengatakan desa tersebut setiap hari diserang oleh pemukim “yang menerapkan kebijakan pemukiman pastoral untuk mengontrol tanah desa” dengan perlindungan yang jelas dari tentara Israel.

Sedang dalam Lockdown



Beberapa jam setelah serangan dimulai, tentara Israel mundur dari desa tersebut, namun tetap berada di pintu masuknya, memberlakukan penutupan total dan mendirikan pos pemeriksaan.

Pasukan Israel juga menyerbu beberapa desa tetangga Palestina dan melakukan operasi pencarian yang didukung helikopter.

Semalam, lima warga Palestina terluka dalam serangan pemukim lainnya, di desa Abu Falah, dekat Ramallah, kantor berita resmi Palestina Wafa melaporkan.

Pada Sabtu, pemukim mengepung beberapa desa di sebelah timur Ramallah, menutup pintu masuk dan menyerang warga Palestina yang lewat dengan batu, menurut laporan Wafa.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!