Ucapkan Selamat Hari Kemerdekaan, Dubes India: Indonesia Adalah Sahabat Kami
Senin, 17 Agustus 2020 - 10:27 WIB
Pradeep mengatakan, pentingnya India melekat pada Indonesia dapat dilihat dari fakta bahwa Presiden Indonesia, Sukarno adalah tamu kehormatan pada perayaan Hari Republik pertama India pada tahun 1950. Sejarah bersama ini menjadi panggung bagi kepemimpinan kedua negara dalam urusan global.
Demikian pula, Indonesia menjadi tuan rumah Konferensi Bandung tahun 1955 yang mempertemukan negara-negara Asia dan Afrika yang baru merdeka. "Bersama-sama, kita membantu menulis bab penutup kolonialisme dan urutan pembukaan Gerakan Non Blok, yang menjalin ikatan kerja sama Selatan-Selatan dan solidaritas Afro-Asia," ungkapnya.
"Hubungan diplomatik India-Indonesia mungkin baru berusia lebih dari 70 tahun. Tetapi tujuh dekade keterlibatan ini telah menghubungkan kembali rakyat India dan Indonesia, dan menyulut kembali persahabatan yang ditempa melalui hubungan peradaban yang sama, perjuangan bersama melawan kolonialisme dan upaya menuju kemajuan dan kemakmuran," sambungnya.
Dia lalu mengatakan, dalam tiga tahun dia bertugas di Indonesia, dirinya mengaku dapat merasakan energi dan dinamisme keterlibatan kita. Lusinan mekanisme kerja sama bilateral, ucapnya, telah dibangun di berbagai bidang seperti keamanan, kontra-terorisme, perdagangan, energi, dan pertanian. Menurutnya, ini adalah bukti lebih lanjut tentang arah hubungan kedua negara.
Menurutnya, terdapat banyak persamaan dan konvergensi antara kedua negara dalam hal faktor makroekonomi dan demografi. Kedua negara, tutur Pradeep, adalah salah satu ekonomi terbesar dan di antara dua ekonomi besar yang tumbuh paling cepat di abad ini. ( Lihat grafis: Xiaomi Menggila: No 1 di India dan Eropa, No 4 di Indonesia )
Demikian pula, Indonesia menjadi tuan rumah Konferensi Bandung tahun 1955 yang mempertemukan negara-negara Asia dan Afrika yang baru merdeka. "Bersama-sama, kita membantu menulis bab penutup kolonialisme dan urutan pembukaan Gerakan Non Blok, yang menjalin ikatan kerja sama Selatan-Selatan dan solidaritas Afro-Asia," ungkapnya.
"Hubungan diplomatik India-Indonesia mungkin baru berusia lebih dari 70 tahun. Tetapi tujuh dekade keterlibatan ini telah menghubungkan kembali rakyat India dan Indonesia, dan menyulut kembali persahabatan yang ditempa melalui hubungan peradaban yang sama, perjuangan bersama melawan kolonialisme dan upaya menuju kemajuan dan kemakmuran," sambungnya.
Dia lalu mengatakan, dalam tiga tahun dia bertugas di Indonesia, dirinya mengaku dapat merasakan energi dan dinamisme keterlibatan kita. Lusinan mekanisme kerja sama bilateral, ucapnya, telah dibangun di berbagai bidang seperti keamanan, kontra-terorisme, perdagangan, energi, dan pertanian. Menurutnya, ini adalah bukti lebih lanjut tentang arah hubungan kedua negara.
Menurutnya, terdapat banyak persamaan dan konvergensi antara kedua negara dalam hal faktor makroekonomi dan demografi. Kedua negara, tutur Pradeep, adalah salah satu ekonomi terbesar dan di antara dua ekonomi besar yang tumbuh paling cepat di abad ini. ( Lihat grafis: Xiaomi Menggila: No 1 di India dan Eropa, No 4 di Indonesia )
Lihat Juga :