Rusia kepada Prancis: Kerahkan Tentara ke Ukraina Jadi Bencana bagi Paris
Kamis, 04 April 2024 - 09:35 WIB
Presiden Prancis Emmanuel Macron berulang kali melontarkan prospek pengerahan pasukan NATO ke Ukraina, dengan menyatakan bahwa “semua opsi mungkin dilakukan".
Namun dia menekankan bahwa Paris tidak memiliki rencana seperti itu saat ini. Menteri Luar Negeri Stephane Sejourne mengatakan pada bulan Februari bahwa Prancis pada suatu saat dapat mengirim personel anti-penjinak ranjau dan personel non-tempur lainnya.
Moskow telah berulang kali menyatakan bahwa mereka akan memperlakukan pasukan Barat dan sistem senjata yang dipasok asing di wilayah Ukraina sebagai sasaran yang sah.
"Pengerahan pasukan asing akan menjadi eskalasi besar, yang akan menimbulkan konsekuensi yang tidak dapat diperbaiki,” kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov bulan lalu.
Kementerian Pertahanan Rusia juga mengatakan bahwa Shoigu dan koleganya dari Prancis membahas potensi dimulainya kembali perundingan perdamaian antara Rusia dan Ukraina.
Namun dia menekankan bahwa Paris tidak memiliki rencana seperti itu saat ini. Menteri Luar Negeri Stephane Sejourne mengatakan pada bulan Februari bahwa Prancis pada suatu saat dapat mengirim personel anti-penjinak ranjau dan personel non-tempur lainnya.
Moskow telah berulang kali menyatakan bahwa mereka akan memperlakukan pasukan Barat dan sistem senjata yang dipasok asing di wilayah Ukraina sebagai sasaran yang sah.
"Pengerahan pasukan asing akan menjadi eskalasi besar, yang akan menimbulkan konsekuensi yang tidak dapat diperbaiki,” kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov bulan lalu.
Kementerian Pertahanan Rusia juga mengatakan bahwa Shoigu dan koleganya dari Prancis membahas potensi dimulainya kembali perundingan perdamaian antara Rusia dan Ukraina.
Lihat Juga :