Profil Muhammad Qasim, Orang Pakistan yang Mengaku Jadi Imam Mahdi
Rabu, 03 April 2024 - 13:15 WIB
Namun, Qasim pernah mengungkapkan dia tidak mengaku sebagai Imam Mahdi. Dia hanya ingin menjadi teman Allah, seorang hamba yang berusaha memahami dan mengabdi.
Dalam perjalanan spiritualnya, dia menemukan pesan-pesan tentang kebaikan, kejujuran, dan cinta kasih. Dia menjelaskan, Allah dan Nabi mengajarkan kepadanya untuk menghindari segala bentuk syirik dan menjadi manusia yang baik.
“Allah SWT dan nabi terakhir Muhammad SAW menyuruhku melalui mimpi untuk berbagi mimpiku dengan yang lain dan hanya itu yang kulakukan, jadi jangan salahkan aku. Rahmat Allah adalah untuk semua orang dan segalanya. Aku hanya ingin menjadi sahabat Allah dan tidak lebih. Hanya Allah yang menjadi Wakeel (Yang Maha Penjaga) ku,” ujar dia di website muhammadqasimpk.com.
Baca juga: Jepang, Taiwan, Filipina Diguncang Gempa Besar 7,7 SR, Ada Peringatan Tsunami
Dia mengaku telah melihat mimpi seperti itu selama lebih dari 28 tahun terakhir. “Allah datang ke dalam mimpiku lebih dari 500 kali dan nabi terakhir Muhammad lebih dari 280 kali. Aku berusia sekitar 12 atau 13 tahun ketika Allah dan nabi terakhir Muhammad keduanya datang bersamaan dalam mimpiku untuk pertama kalinya,” papar dia.
Dalam perjalanan spiritualnya, dia menemukan pesan-pesan tentang kebaikan, kejujuran, dan cinta kasih. Dia menjelaskan, Allah dan Nabi mengajarkan kepadanya untuk menghindari segala bentuk syirik dan menjadi manusia yang baik.
“Allah SWT dan nabi terakhir Muhammad SAW menyuruhku melalui mimpi untuk berbagi mimpiku dengan yang lain dan hanya itu yang kulakukan, jadi jangan salahkan aku. Rahmat Allah adalah untuk semua orang dan segalanya. Aku hanya ingin menjadi sahabat Allah dan tidak lebih. Hanya Allah yang menjadi Wakeel (Yang Maha Penjaga) ku,” ujar dia di website muhammadqasimpk.com.
Baca juga: Jepang, Taiwan, Filipina Diguncang Gempa Besar 7,7 SR, Ada Peringatan Tsunami
Dia mengaku telah melihat mimpi seperti itu selama lebih dari 28 tahun terakhir. “Allah datang ke dalam mimpiku lebih dari 500 kali dan nabi terakhir Muhammad lebih dari 280 kali. Aku berusia sekitar 12 atau 13 tahun ketika Allah dan nabi terakhir Muhammad keduanya datang bersamaan dalam mimpiku untuk pertama kalinya,” papar dia.
Lihat Juga :