Rusia Mulai Produksi Vaksin Covid-19 Sputnik V
Minggu, 16 Agustus 2020 - 15:12 WIB
"Penting untuk memahami kapan kami akan dapat memenuhi permintaan negara. Saya berharap itu akan terjadi dalam 9-12 bulan," katanya kepada kantor berita Rusia TASS yang dinukil Russia Today, Minggu (16/8/2020).
Ia menambahkan, dalam waktu sekitar satu bulan, sekitar satu juta dosis vaksin akan diproduksi di tiga pabrik tersebut.
"Pada akhir tahun akan diproduksi 1,5-2 juta dosis. Ini angka yang nyata dan bagus," tukasnya.
Direktur dana kekayaan kedaulatan Rusia, yang mendanai proyek tersebut, Kirill Dmitriev menunjukkan bahwa Moskow telah menerima pesanan lebih dari satu miliar dosis vaksin dari 20 negara. (Baca: Rusia Kebanjiran Pesanan Vaksin Covid-19 )
Regulator kesehatan Rusia mendaftarkan vaksin tersebut setelah lolos uji coba Tahap II pada bulan Juni dan Juli. Diputuskan bahwa menyelesaikan uji coba Tahap III tidak diperlukan untuk peluncuran awal karena didasarkan pada platform yang sudah terbukti. Namun, penting untuk dicatat bahwa Sputnik V tidak akan diedarkan secara umum hingga Januari 2021, memungkinkan empat hingga lima bulan lagi untuk mengamati efektivitasnya lebih lanjut.
Ia menambahkan, dalam waktu sekitar satu bulan, sekitar satu juta dosis vaksin akan diproduksi di tiga pabrik tersebut.
"Pada akhir tahun akan diproduksi 1,5-2 juta dosis. Ini angka yang nyata dan bagus," tukasnya.
Direktur dana kekayaan kedaulatan Rusia, yang mendanai proyek tersebut, Kirill Dmitriev menunjukkan bahwa Moskow telah menerima pesanan lebih dari satu miliar dosis vaksin dari 20 negara. (Baca: Rusia Kebanjiran Pesanan Vaksin Covid-19 )
Regulator kesehatan Rusia mendaftarkan vaksin tersebut setelah lolos uji coba Tahap II pada bulan Juni dan Juli. Diputuskan bahwa menyelesaikan uji coba Tahap III tidak diperlukan untuk peluncuran awal karena didasarkan pada platform yang sudah terbukti. Namun, penting untuk dicatat bahwa Sputnik V tidak akan diedarkan secara umum hingga Januari 2021, memungkinkan empat hingga lima bulan lagi untuk mengamati efektivitasnya lebih lanjut.
Lihat Juga :