6 Negara yang Setop Memasok Senjata ke Israel, Terbaru Adalah Kanada

Kamis, 21 Maret 2024 - 22:22 WIB
Foto/Reuters

Pengadilan kepada pemerintah untuk memblokir semua ekspor suku cadang jet tempur F-35, yang digunakan Israel untuk mengebom Jalur Gaza pada beberapa waktu lalu. Keputusan tersebut merupakan hasil gugatan yang diajukan organisasi kemanusiaan Belanda Oxfam Novib, PAX Netherland Peace Movement Foundation, dan The Rights Forum terhadap pemerintah.

Kekhawatiran yang dikemukakan dalam gugatan ini tumpang tindih dengan permasalahan yang sedang dipertimbangkan oleh Mahkamah Internasional (ICJ) dalam kasus apartheid Afrika Selatan melawan Israel. “Tidak dapat disangkal bahwa terdapat risiko yang jelas bahwa suku cadang F-35 yang diekspor digunakan untuk melakukan pelanggaran serius terhadap hukum kemanusiaan internasional,” demikian isi putusan pengadilan.

3. Belgia.



Foto/Reuters

Di Belgia, pemerintah regional mengatakan pihaknya menangguhkan dua izin ekspor mesiu ke Israel pada tanggal 6 Februari. Dilaporkan bahwa pemerintah regional mengutip keputusan sementara ICJ yang menyimpulkan bahwa Israel “masuk akal” melakukan genosida di Gaza.

4. Jepang



Foto/Reuters

Perusahaan Itochu Corporation yang berbasis di Jepang mengumumkan pada tanggal 5 Februari bahwa mereka akan mengakhiri kemitraannya dengan produsen senjata Israel Elbit Systems pada akhir Februari.

Kepala keuangan Itochu Tsuyoshi Hachimura mengatakan pada konferensi pers bahwa penangguhan nota kesepahaman (MOU) dengan Elbit Systems didasarkan pada permintaan dari Kementerian Pertahanan Jepang dan “sama sekali tidak terkait dengan konflik saat ini antara Israel dan Palestina.” .

Namun, ia menambahkan: “Dengan mempertimbangkan perintah Mahkamah Internasional pada tanggal 26 Januari, dan bahwa pemerintah Jepang mendukung peran Pengadilan tersebut, kami telah menangguhkan kegiatan-kegiatan baru yang terkait dengan MOU tersebut, dan berencana untuk mengakhiri MOU tersebut pada akhir tahun ini. akhir Februari.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!