Takut Terjadi Perang Saudara, Politikus Israel Serukan Pencabutan 100.000 Izin Kepemilikan Senjata
Rabu, 20 Maret 2024 - 15:49 WIB
Warga sipil bersenjata yang secara terbuka membawa pistol di sarung di pinggul mereka dan tentara yang sedang tidak bertugas dengan senjata dinas mereka adalah pemandangan umum di Israel dan di pemukiman ilegal khusus Yahudi di Tepi Barat yang diduduki.
Baca Juga: Mengapa Bencana Kelaparan Melanda Gaza?
Menteri sayap kanan mengklaim bahwa peningkatan jumlah senjata api di jalan-jalan telah meningkatkan keselamatan Israel, sekaligus merayakan persetujuan 100.000 izin kepemilikan senjata oleh kantornya sejak 7 Oktober.
Berbicara kepada wartawan pada pertemuan faksi mingguan Partai Otzma Yehudit di Knesset, Ben-Gvir mengumumkan pencapaian tersebut, dengan latar belakang pistol dan slogan “100 ribu warga Israel bersenjata.”
Ben-Gvir menekankan Israel mencapai tonggak sejarah di Kementerian Keamanan Nasional karena 100.000 warga negara menerima izin senjata api. "Faktanya, dari 299.354 permohonan yang diajukan sejak perang, lebih dari 100.000 warga telah disetujui untuk mempersenjatai diri, karena senjata menyelamatkan nyawa," ujarnya.
Baca Juga: Mengapa Bencana Kelaparan Melanda Gaza?
Menteri sayap kanan mengklaim bahwa peningkatan jumlah senjata api di jalan-jalan telah meningkatkan keselamatan Israel, sekaligus merayakan persetujuan 100.000 izin kepemilikan senjata oleh kantornya sejak 7 Oktober.
Berbicara kepada wartawan pada pertemuan faksi mingguan Partai Otzma Yehudit di Knesset, Ben-Gvir mengumumkan pencapaian tersebut, dengan latar belakang pistol dan slogan “100 ribu warga Israel bersenjata.”
Ben-Gvir menekankan Israel mencapai tonggak sejarah di Kementerian Keamanan Nasional karena 100.000 warga negara menerima izin senjata api. "Faktanya, dari 299.354 permohonan yang diajukan sejak perang, lebih dari 100.000 warga telah disetujui untuk mempersenjatai diri, karena senjata menyelamatkan nyawa," ujarnya.
Lihat Juga :