Mengapa Geert Wilders Gagal Jadi PM Belanda Meski Menang Pemilu? Ini Alasannya
Senin, 18 Maret 2024 - 15:05 WIB
Politisi anti-Islam Geert Wilders gagal menjadi Perdana Menteri Belanda. Padahal, partainya meraih kemenangan dalam pemilu 2023. Foto/REUTERS
DEN HAAG - Politisi anti-Islam Geert Wilders telah bersiap meninggalkan upayanya untuk menjadi Perdana Menteri (PM) Belanda. Padahal, partainya meraih kemenangan dalam pemilu 2023.
Mengutip laman The Guardian, Senin (18/3/2024), Partai Kebebasan (PVV) yang dipimpin Wilders berhasil memenangkan suara terbanyak dalam pemilu akhir tahun lalu. Ini mengejutkan karena PVV bisa memenangkan sekitar 37 kursi, lebih banyak dari perkiraan sebelumnya.
Meski PVV memenangkan suara terbanyak, jalan Wilders menuju posisi PM Belanda sangat sulit. Tak kunjung menemui solusi, dia pada akhirnya bersiap untuk menarik diri dalam upayanya menduduki jabatan tersebut.
Baca Juga: Geert Wilders, Kandidat PM Belanda dan 6 Rekam Jejaknya yang Anti-Islam
Mengutip laman The Guardian, Senin (18/3/2024), Partai Kebebasan (PVV) yang dipimpin Wilders berhasil memenangkan suara terbanyak dalam pemilu akhir tahun lalu. Ini mengejutkan karena PVV bisa memenangkan sekitar 37 kursi, lebih banyak dari perkiraan sebelumnya.
Meski PVV memenangkan suara terbanyak, jalan Wilders menuju posisi PM Belanda sangat sulit. Tak kunjung menemui solusi, dia pada akhirnya bersiap untuk menarik diri dalam upayanya menduduki jabatan tersebut.
Baca Juga: Geert Wilders, Kandidat PM Belanda dan 6 Rekam Jejaknya yang Anti-Islam
Lihat Juga :