Siapa G9 dan GPep? Geng Bersenjata Paling Kejam dan Berkuasa di Haiti
Kamis, 14 Maret 2024 - 19:19 WIB
G9 dan GPep merupakan dua geng bersenjata yang paling kejam dan berkuasa di Haiti. Foto/Reuters
PORT-AU-PRINCE - Diyakini ada sekitar 200 geng bersenjata yang beroperasi di Haiti , sekitar setengahnya hadir di Port-au-Prince. Namun demikian, Haiti, ada dua koalisi geng besar, salah satunya adalah G9 dan GPep.
Aliansi Keluarga dan Sekutu G9, atau hanya G9 – dipimpin oleh Jimmy “Barbecue” Cherizier, mantan petugas polisi Haiti yang berada di bawah sanksi PBB dan Amerika Serikat karena keterlibatannya dalam kekerasan di Haiti.
Sedangkan GPep, dipimpin oleh Gabriel Jean-Pierre, juga dikenal sebagai Ti Gabriel. Dia adalah pemimpin geng bernama Nan Brooklyn sebelum pembentukan G-Pep, yang berbasis di distrik Cite Soleil yang miskin di Port-au-Prince.
G9 dan GPep telah menjadi rival selama bertahun-tahun, berjuang untuk menguasai lingkungan di Port-au-Prince. Kedua kelompok tersebut dituduh melakukan pembunuhan massal dan kekerasan seksual di wilayah yang mereka kuasai, serta di distrik yang ingin mereka ambil alih.
Namun Cherizier mengatakan bahwa kedua kelompok tersebut mencapai perjanjian akhir tahun lalu – dijuluki “viv ansanm” atau “hidup bersama” dalam bahasa Kreol Haiti – untuk bekerja sama dan menggulingkan Henry, perdana menteri.
Baca Juga: Siapa Jimmy 'Barbecue' Cherizier? Pemimpin Geng Bersenjata yang Memimpin Kudeta Berdarah di Haiti
Aliansi Keluarga dan Sekutu G9, atau hanya G9 – dipimpin oleh Jimmy “Barbecue” Cherizier, mantan petugas polisi Haiti yang berada di bawah sanksi PBB dan Amerika Serikat karena keterlibatannya dalam kekerasan di Haiti.
Sedangkan GPep, dipimpin oleh Gabriel Jean-Pierre, juga dikenal sebagai Ti Gabriel. Dia adalah pemimpin geng bernama Nan Brooklyn sebelum pembentukan G-Pep, yang berbasis di distrik Cite Soleil yang miskin di Port-au-Prince.
G9 dan GPep telah menjadi rival selama bertahun-tahun, berjuang untuk menguasai lingkungan di Port-au-Prince. Kedua kelompok tersebut dituduh melakukan pembunuhan massal dan kekerasan seksual di wilayah yang mereka kuasai, serta di distrik yang ingin mereka ambil alih.
Namun Cherizier mengatakan bahwa kedua kelompok tersebut mencapai perjanjian akhir tahun lalu – dijuluki “viv ansanm” atau “hidup bersama” dalam bahasa Kreol Haiti – untuk bekerja sama dan menggulingkan Henry, perdana menteri.
Baca Juga: Siapa Jimmy 'Barbecue' Cherizier? Pemimpin Geng Bersenjata yang Memimpin Kudeta Berdarah di Haiti
Lihat Juga :