Profesor Halper: AS dan Sekutu akan Bantu Israel Bersihkan Etnis Palestina

Rabu, 13 Maret 2024 - 11:30 WIB
Sebaliknya, Amerika Serikat dan negara-negara Barat lainnya akan menerima warga Gaza ke negara mereka.

“Amerika Serikat akan mengatakan 'Baiklah, kami akan mengambil 50.000,' Kanada akan mengatakan, Kanada sudah mengatakan ini, 'kami akan mengambil 30,40,50.000.' Setiap negara Eropa akan mengambil beberapa ribu atau puluhan ribu, Australia, Selandia Baru dan sebagainya. Israel bisa menyingkirkan satu juta atau lebih warga Palestina, dengan bantuan, keterlibatan, negara-negara Eropa dan Amerika Utara, dengan kedok bantuan kemanusiaan bagi para pengungsi… Itulah yang disebut Israel sebagai ‘pemindahan sukarela,’” ungkap dia.

Baca juga: Hizbullah Gempur Israel dengan Lebih dari 100 Rudal Katyusha

Sebelumnya, co-host Jamarl Thomas bertanya tentang niat Mesir, dan mencatat citra satelit menunjukkan infrastruktur sedang dibangun di gurun Sinai, yang mungkin dimaksudkan untuk menampung calon pengungsi Palestina.

“Mereka sedang membangun kamp, tetapi bukan sebagai (bagian) rencana,” ujar Halper.

Dia menjelaskan, “Mereka membangun kamp karena mereka takut… jika Israel benar-benar menyerang Rafah di selatan, maka tidak ada rencana yang baik mengenai ke mana orang-orang tersebut akan pergi. Kombinasi tekanan militer ditambah kelaparan hanya akan mendorong satu juta warga Palestina melewati perbatasan… Jika ada pelarian besar-besaran dari Gaza ke Mesir, maka Mesir siap menghadapi hal itu… Ini bukan untuk bentuk apa pun rencana sukarela, itu untuk kemungkinan itu.”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!