Pakar: Hanya Perlu Satu Pencarian Lagi untuk Temukan Pesawat MH370

Minggu, 10 Maret 2024 - 12:27 WIB
“Dia tidak datang, dan dia tidak datang,” katanya kepada Fox News. "Anda tahu, rasanya seperti, 'Bagaimana ini bisa terjadi, bagaimana ini mungkin?' Tidak ada bukti adanya kecelakaan."

Hilangnya pesawat MH370 memicu perburuan besar-besaran di udara, laut, dan bawah air selama bertahun-tahun—salah satu perburuan terbesar sepanjang masa, dan hasilnya nihil.

Beberapa bagian pesawat yang diduga milik MH370 terdampar di pantai yang jauh, termasuk potongan sayap yang ditemukan di Pulau Reunion pada tahun 2015.

Saat keluarga korban berkumpul di acara peringatan pekan lalu, teori tentang penyebab tragedi hilangnya pesaawat itu masih beredar.

Teori-teorinya berkisar dari kerusakan mekanis hingga kejahatan yang dilakukan oleh pilot dan bahkan konspirasi politik yang lebih luas.

“Bagaimana bisa sepuluh tahun berlalu,” kata Bajc. “Dan kita masih belum tahu apa yang sebenarnya terjadi. Itu adalah trauma terbesar.”

Enam tahun sejak pencarian terakhir, ada harapan baru untuk mendapatkan jawaban atas teka-teki penerbangan tersebut.

Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim pada pekan lalu mengatakan, "Saya cenderung mendukung pembukaan kembali semua penyelidikan MH370."

Sebuah perusahaan robot kelautan yang berbasis di Texas, Ocean Infinity, yang sebelumnya pernah mencoba menemukan pesawat tersebut, kini mengatakan bahwa mereka memiliki peralatan bawah air yang canggih dan ingin mencoba perburuan itu lagi.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!