10 Misteri Penerbangan yang Belum Terpecahkan, Salah Satunya MH370
Kamis, 07 Maret 2024 - 10:10 WIB
Pada tahun 2000, bagian tubuh penumpang ditemukan terawetkan sempurna di es glasial.
Pada tahun 1958 pesawat tersebut terlihat di Gurun Libya oleh sekelompok surveyor yang mengambil foto udara. Pesawat sempat jatuh namun selamat karena kondisi kering. Kru yang malang itu selamat dari kecelakaan itu dan mencoba keluar untuk mencari bantuan. Mayat mereka ditemukan bersama dengan buku harian kopilot yang mengungkapkan bahwa sembilan awak berhasil menyelamatkan diri dari pesawat sebelum jatuh. Para penyintas berhasil berjalan sejauh 85 kilometer sebelum mereka mulai sekarat. Delapan jenazah awak ditemukan, dan satu masih hilang.
Batasannya tidak pernah disepakati secara universal. Namun, ia dianggap berbentuk segitiga samar-samar yang ditandai dengan pantai Atlantik di Florida (di Amerika Serikat), Bermuda, dan Antillen Besar.
Selama penerbangan, pesawat mengalami langit mendung dan hujan, yang membuat navigasi angkasa menjadi rumit. Amelia mengirim pesan lewat radio kepada penjaga pantai, “Kami harus berada di dekatmu, tapi kami tidak dapat melihatmu. Bahan bakar hampir habis…Kami berlari ke utara dan selatan” Itu adalah transmisi terakhirnya, dan pesawatnya tidak pernah mencapai tujuannya.
Pencarian paling masif dalam sejarah penerbangan diluncurkan di wilayah seluas 647.497 kilometer persegi, di mana para pencari menyisir area tersebut untuk mencari jejak pesawatnya. Pencarian pesawat Amelia Earhart berlanjut dengan upaya baru-baru ini untuk menemukan pesawat naas tersebut.
7. Lady Be Good, 1943
Pada tahun 1943 Korps B-24 Angkatan Darat AS, Lady Be Good, tidak kembali ke pangkalannya di Libya, dan diperkirakan pesawat tersebut jatuh di Laut Mediterania. Namun, setelah dilakukan pencarian menyeluruh, tidak ada tanda-tanda pesawat hilang.Pada tahun 1958 pesawat tersebut terlihat di Gurun Libya oleh sekelompok surveyor yang mengambil foto udara. Pesawat sempat jatuh namun selamat karena kondisi kering. Kru yang malang itu selamat dari kecelakaan itu dan mencoba keluar untuk mencari bantuan. Mayat mereka ditemukan bersama dengan buku harian kopilot yang mengungkapkan bahwa sembilan awak berhasil menyelamatkan diri dari pesawat sebelum jatuh. Para penyintas berhasil berjalan sejauh 85 kilometer sebelum mereka mulai sekarat. Delapan jenazah awak ditemukan, dan satu masih hilang.
8.Vancouver Douglas DC-4, 1951
Pada tahun 1951 di Vancouver, Douglas DC-4 berangkat dan direncanakan singgah di Bandara Anchorage, Alaska. Sayangnya, cuaca sangat buruk, jarak pandang hanya 500 kaki. Bandara mengeluarkan peringatan darurat, namun sudah terlambat bagi pesawat dan awaknya. Hingga saat ini, tidak ada jejak kapal dan penumpangnya.9. Misteri Segitiga Bermuda
Segitiga Bermuda adalah salah satu misteri besar sepanjang masa. Ini adalah bagian dari Samudra Atlantik Utara Amerika Utara yang telah memakan korban lebih dari 50 kapal dan 20 pesawat terbang. Hilangnya pesawat secara misterius sepanjang abad ini telah memberikan gagasan kepada sebagian orang yang percaya takhayul bahwa daerah tersebut dikutuk.Batasannya tidak pernah disepakati secara universal. Namun, ia dianggap berbentuk segitiga samar-samar yang ditandai dengan pantai Atlantik di Florida (di Amerika Serikat), Bermuda, dan Antillen Besar.
10.Amelia Earhart, 1937
Amelia Earhart berangkat pada tahun 1937 untuk menjadi wanita pertama yang terbang keliling dunia. Amelia, bersama navigatornya, Fred Noonan, lepas landas dari Papua Nugini untuk terbang ke Pulau Howland di Pasifik, dengan jarak penerbangan 4.114 kilometer. Dia hanya punya waktu 7000 kilometer lagi untuk menyelesaikan rekornya.Selama penerbangan, pesawat mengalami langit mendung dan hujan, yang membuat navigasi angkasa menjadi rumit. Amelia mengirim pesan lewat radio kepada penjaga pantai, “Kami harus berada di dekatmu, tapi kami tidak dapat melihatmu. Bahan bakar hampir habis…Kami berlari ke utara dan selatan” Itu adalah transmisi terakhirnya, dan pesawatnya tidak pernah mencapai tujuannya.
Pencarian paling masif dalam sejarah penerbangan diluncurkan di wilayah seluas 647.497 kilometer persegi, di mana para pencari menyisir area tersebut untuk mencari jejak pesawatnya. Pencarian pesawat Amelia Earhart berlanjut dengan upaya baru-baru ini untuk menemukan pesawat naas tersebut.
(ahm)
Lihat Juga :