Finlandia Senang Gabung NATO karena Dilindungi Senjata Nuklir AS
Minggu, 03 Maret 2024 - 07:08 WIB
Selama kampanye pemilihannya, Stubb mengatakan bahwa dia terbuka untuk mengizinkan senjata nuklir Amerika diangkut melalui—tetapi tidak disimpan di—wilayah Finlandia, dan menyebut senjata pemusnah massal tersebut sebagai jaminan perdamaian.
Berbicara kepada wartawan setelah upacara pelantikannya, dia menggandakan antusiasmenya terhadap NATO dan senjata nuklir.
“Finlandia harus memiliki alat penangkal nuklir yang nyata, dan itulah yang kami miliki, karena NATO secara praktis memberi kami tiga alat penangkal nuklir melalui keanggotaan kami,” katanya.
“Yang pertama adalah militer yaitu tentara, yang kedua adalah rudal yaitu amunisi, dan yang ketiga adalah penangkal nuklir yang berasal dari Amerika Serikat," paparnya, sebagaimana dilansir RT, Minggu (3/3/2024).
Dalam upacara pelantikan tersebut, dia menyatakan bahwa Finlandia menghadapi era baru.
“Sebagai hasil dari keberpihakan militer dan keanggotaan NATO, kami telah mengambil langkah terakhir menuju nilai-nilai komunitas Barat, yang secara spiritual menjadi bagian republik kami selama kemerdekaannya,” katanya.
Berbicara kepada wartawan setelah upacara pelantikannya, dia menggandakan antusiasmenya terhadap NATO dan senjata nuklir.
“Finlandia harus memiliki alat penangkal nuklir yang nyata, dan itulah yang kami miliki, karena NATO secara praktis memberi kami tiga alat penangkal nuklir melalui keanggotaan kami,” katanya.
“Yang pertama adalah militer yaitu tentara, yang kedua adalah rudal yaitu amunisi, dan yang ketiga adalah penangkal nuklir yang berasal dari Amerika Serikat," paparnya, sebagaimana dilansir RT, Minggu (3/3/2024).
Dalam upacara pelantikan tersebut, dia menyatakan bahwa Finlandia menghadapi era baru.
“Sebagai hasil dari keberpihakan militer dan keanggotaan NATO, kami telah mengambil langkah terakhir menuju nilai-nilai komunitas Barat, yang secara spiritual menjadi bagian republik kami selama kemerdekaannya,” katanya.
Lihat Juga :