Makin Banyak Negara NATO Tolak Usul Macron Kerahkan Pasukan Keroyok Rusia

Rabu, 28 Februari 2024 - 07:15 WIB
“[Tapi] tidak ada yang harus dikecualikan. Kami akan melakukan segala yang kami harus lakukan agar Rusia tidak menang," katanya lagi, seperti dikutip Reuters.

Sekretaris Jenderal NATO Jen Stoltenberg ikut merespons usulan Macron.

“Tidak ada rencana untuk mengerahkan pasukan tempur NATO di Ukraina,” kata Stoltenberg kepada AP saat dimintai komentarnya atas pernyataan Macron, Rabu (28/2/2024).

Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak pada prinsipnya tidak mengesampingkan pengiriman pasukan, namun juru bicaranya mengatakan kepada wartawan: “Di luar jumlah personel yang sedikit di negara yang mendukung angkatan bersenjata [Ukraina], kami tidak memiliki rencana untuk melakukan penyebaran skala besar.”

"Pengerahan pasukan sama sekali tidak direncanakan untuk saat ini,” kata Perdana Menteri Swedia Ulf Kristersson kepada SVT.

"Untuk saat ini, kami sedang sibuk mengirimkan peralatan canggih ke Ukraina," imbuh dia.

Stockholm menjanjikan bantuan militer senilai 7,1 miliar kronor (USD682 juta) ke Kyiv pekan lalu. "Saat ini tidak ada permintaan dari Ukraina untuk pasukan darat Barat," ujar Kristersson.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!