Kebencian Anti-Muslim di India Melonjak Drastis
Senin, 26 Februari 2024 - 18:18 WIB
Sentimen kebencian anti-Muslim di India meningkat drastis. Foto/Reuters
NEW DELHI - Ujaran kebencian anti-Muslim di India meningkat sebesar 62% pada paruh kedua tahun 2023. Itu terungkap dalam penelitian yang berbasis di Washington.
Salah satu pemicunya adalah perang Israel-Gaza berperan dalam tiga bulan terakhir.
India Hate Lab mendokumentasikan 668 insiden ujaran kebencian yang menargetkan Muslim pada tahun 2023, 255 di antaranya terjadi pada paruh pertama tahun ini, sementara 413 terjadi dalam enam bulan terakhir tahun 2023.
Sekitar 75%, atau 498, dari insiden tersebut terjadi di negara bagian yang diperintah oleh Partai Nasionalis Hindu Bharatiya Janata (BJP) yang dipimpin oleh Perdana Menteri Narendra Modi, menurut laporan tersebut. Negara bagian Maharashtra, Uttar Pradesh, dan Madhya Pradesh merupakan negara bagian yang paling banyak menyebarkan ujaran kebencian.
Salah satu pemicunya adalah perang Israel-Gaza berperan dalam tiga bulan terakhir.
India Hate Lab mendokumentasikan 668 insiden ujaran kebencian yang menargetkan Muslim pada tahun 2023, 255 di antaranya terjadi pada paruh pertama tahun ini, sementara 413 terjadi dalam enam bulan terakhir tahun 2023.
Sekitar 75%, atau 498, dari insiden tersebut terjadi di negara bagian yang diperintah oleh Partai Nasionalis Hindu Bharatiya Janata (BJP) yang dipimpin oleh Perdana Menteri Narendra Modi, menurut laporan tersebut. Negara bagian Maharashtra, Uttar Pradesh, dan Madhya Pradesh merupakan negara bagian yang paling banyak menyebarkan ujaran kebencian.
Lihat Juga :