Tikus Menyerang dan Merusak Persenjataan Barat di Ukraina
Sabtu, 24 Februari 2024 - 00:01 WIB
Le Figaro menekankan, “Fenomena ini kecil, namun ini menceritakan kisah konfrontasi peralatan militer Barat dengan kenyataan.”
“Kendaraan Barat dirancang sebagai pameran teknologi. Namun, dalam kondisi berlumpur dan dingin, alat tersebut tidak selalu berhasil,” ujar prajurit asal Prancis tersebut.
“Untungnya, Ukraina masih memiliki sedikit senjata di gudang senjata mereka,” papar dia, mengacu pada perangkat keras buatan Soviet.
Baca juga: Rusia: Mempersenjatai Ukraina dengan F-16 Dapat Memicu Perang Nuklir
Pada Desember, Kementerian Pertahanan Inggris memperingatkan musim gugur yang sejuk dan melimpahnya makanan dari ladang yang tidak digarap akibat permusuhan telah memicu peningkatan populasi tikus di wilayah konflik antara Rusia dan Ukraina.
“Hewan-hewan tersebut kemungkinan besar mencari perlindungan di kendaraan militer dan posisi bertahan,” ujar dia.
“Kendaraan Barat dirancang sebagai pameran teknologi. Namun, dalam kondisi berlumpur dan dingin, alat tersebut tidak selalu berhasil,” ujar prajurit asal Prancis tersebut.
“Untungnya, Ukraina masih memiliki sedikit senjata di gudang senjata mereka,” papar dia, mengacu pada perangkat keras buatan Soviet.
Baca juga: Rusia: Mempersenjatai Ukraina dengan F-16 Dapat Memicu Perang Nuklir
Pada Desember, Kementerian Pertahanan Inggris memperingatkan musim gugur yang sejuk dan melimpahnya makanan dari ladang yang tidak digarap akibat permusuhan telah memicu peningkatan populasi tikus di wilayah konflik antara Rusia dan Ukraina.
“Hewan-hewan tersebut kemungkinan besar mencari perlindungan di kendaraan militer dan posisi bertahan,” ujar dia.
Lihat Juga :