Iran Kirim 400 Rudal Balistik ke Rusia di Tengah Perang Ukraina
Kamis, 22 Februari 2024 - 07:47 WIB
“Sejauh ini sumber resmi kami belum mengetahui informasi penerimaan rudal, apalagi dalam jumlah besar,” katanya di stasiun televisi nasional Ukraina, Kamis (22/2/2024).
Salah satu sumber Iran mengatakan pengiriman tersebut dimulai pada awal Januari setelah kesepakatan diselesaikan dalam pertemuan akhir tahun lalu antara pejabat militer dan keamanan kedua negara yang berlangsung di Teheran dan Moskow.
Seorang pejabat militer Iran—yang, seperti sumber lainnya, meminta untuk tidak disebutkan namanya karena sensitifnya informasi—mengatakan setidaknya ada empat pengiriman rudal dan akan lebih banyak lagi dalam beberapa minggu mendatang. Dia menolak memberikan rincian lebih lanjut.
Pejabat senior Iran lainnya mengatakan beberapa rudal dikirim ke Rusia dengan kapal melalui Laut Kaspia, sementara yang lain diangkut dengan pesawat.
“Akan ada lebih banyak pengiriman,” kata pejabat Iran kedua. “Tidak ada alasan untuk menyembunyikannya. Kami diperbolehkan mengekspor senjata ke negara mana pun yang kami inginkan.”
Pembatasan Dewan Keamanan PBB terhadap ekspor sejumlah rudal, drone, dan teknologi lainnya oleh Iran telah berakhir pada bulan Oktober.
Namun, Amerika Serikat dan Uni Eropa tetap mempertahankan sanksi terhadap program rudal balistik Iran di tengah kekhawatiran atas ekspor senjata ke proksi mereka di Timur Tengah dan Rusia.
Sumber keempat, yang mengetahui masalah ini, membenarkan bahwa Rusia telah menerima sejumlah besar rudal dari Iran baru-baru ini, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.
Salah satu sumber Iran mengatakan pengiriman tersebut dimulai pada awal Januari setelah kesepakatan diselesaikan dalam pertemuan akhir tahun lalu antara pejabat militer dan keamanan kedua negara yang berlangsung di Teheran dan Moskow.
Seorang pejabat militer Iran—yang, seperti sumber lainnya, meminta untuk tidak disebutkan namanya karena sensitifnya informasi—mengatakan setidaknya ada empat pengiriman rudal dan akan lebih banyak lagi dalam beberapa minggu mendatang. Dia menolak memberikan rincian lebih lanjut.
Pejabat senior Iran lainnya mengatakan beberapa rudal dikirim ke Rusia dengan kapal melalui Laut Kaspia, sementara yang lain diangkut dengan pesawat.
“Akan ada lebih banyak pengiriman,” kata pejabat Iran kedua. “Tidak ada alasan untuk menyembunyikannya. Kami diperbolehkan mengekspor senjata ke negara mana pun yang kami inginkan.”
Pembatasan Dewan Keamanan PBB terhadap ekspor sejumlah rudal, drone, dan teknologi lainnya oleh Iran telah berakhir pada bulan Oktober.
Namun, Amerika Serikat dan Uni Eropa tetap mempertahankan sanksi terhadap program rudal balistik Iran di tengah kekhawatiran atas ekspor senjata ke proksi mereka di Timur Tengah dan Rusia.
Sumber keempat, yang mengetahui masalah ini, membenarkan bahwa Rusia telah menerima sejumlah besar rudal dari Iran baru-baru ini, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.
Lihat Juga :