Mossad Buru Anggota Hamas di Malaysia, Anwar Ibrahim Perintahkan Dinas Keamanan Tingkatkan Kewaspadaan

Sabtu, 03 Februari 2024 - 21:05 WIB
Mengomentari serangan Houthi di Laut Merah, Ibrahim menambahkan dalam pernyataannya kepada Al Jazeera bahwa masalahnya tidak dimulai dengan operasi yang dilancarkan oleh kelompok Yaman melainkan dengan agresi pendudukan Israel terhadap Gaza.

Pada bulan Desember 2023, Malaysia mengumumkan melalui pernyataan yang dikeluarkan oleh Kantor Perdana Menteri bahwa mereka melarang kapal yang membawa bendera Israel dan mencegah kapal yang menuju ke Israel memuat barang di pelabuhan.

Baca Juga: 6 Fakta Kataib Hizbullah, Kelompok Perjuangan yang Jadi Target Serangan Balasan AS

Dijelaskan bahwa langkah-langkah ini dilakukan: “Sebagai tanggapan atas tindakan Israel yang mengabaikan prinsip-prinsip dasar kemanusiaan dan melanggar hukum internasional dengan terus melakukan pembantaian dan kekejaman terhadap warga Palestina.”

Dalam pernyataan terakhirnya, Perdana Menteri Malaysia memuji gugatan Afrika Selatan terhadap pendudukan di Mahkamah Internasional (ICJ), dan membuktikan dukungan penuh negaranya terhadap langkah tersebut.

“Malaysia dengan tegas menegaskan posisinya dalam mendukung penuh upaya Afrika Selatan di Mahkamah Internasional untuk menentang tirani dan mendukung keadilan," kata Anwar Ibrahim.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!