Pejabat Senior AS Mundur karena Pemerintah Biden Tutup Mata atas Genosida Israel di Gaza

Kamis, 04 Januari 2024 - 18:57 WIB
Habash, seorang Palestina-Amerika dan pakar utang pelajar, ditunjuk pada awal masa kepresidenan Biden sebagai bagian dari pengembangan keahlian pinjaman pelajar di Departemen Pendidikan.

Dalam sebuah wawancara setelah pengunduran dirinya, dia berkata: “Merupakan hal yang tidak manusiawi mendengar dari Presiden Amerika Serikat bahwa hidup Anda tidak berharga. Identitas Anda kurang berarti dibandingkan identitas orang lain dan tidak apa-apa jika puluhan ribu orang yang mirip dengan Anda dan memiliki latar belakang serta warisan yang sama sekarat dan dibantai, dan itu menyakitkan.”

Ke-17 staf kampanye pemilu Biden yang tidak disebutkan namanya, dalam surat mereka, yang diterbitkan di Medium, mendesak Biden untuk menyerukan gencatan senjata di Gaza.

“Staf Biden untuk Presiden telah melihat banyak sukarelawan yang mengundurkan diri, dan orang-orang yang telah memilih biru selama beberapa dekade merasa tidak yakin untuk melakukan hal tersebut untuk pertama kalinya, karena konflik ini,” tulis para staf tersebut dalam surat mereka.

Tim kampanye Biden tidak segera menanggapi permintaan komentar.

Juru bicara Departemen Luar Negeri Matthew Miller sebelumnya pada hari Rabu mengatakan bahwa AS tidak melihat tindakan Israel di Gaza sebagai genosida.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!