Rusia: Barat Ingin Buka Front Perang Melawan Rusia di Kaukasus
Sabtu, 30 Desember 2023 - 20:51 WIB
“Washington sudah lama tidak merahasiakan fakta bahwa mereka menganggap Kaukasus Selatan sebagai batu loncatan untuk membuka front kedua melawan Rusia,” katanya. Diamenambahkan bahwa aspirasi tersebut “pada dasarnya bertentangan dengan kepentingan sebenarnya dari negara-negara di kawasan.”
Sebagai bagian dari kebijakan anti-Rusia di Kaukasus Selatan, muncul diskusi tentang keberadaan pangkalan militer Rusia di Armenia.
Perjanjian tentang penempatan (pangkalan) ditandatangani pada 16 Maret 1995 untuk kepentingan kedua negara. Menurut Pasal 26 perjanjian, masa tinggal prajurit kami adalah 49 tahun, setelah itu perjanjian diperpanjang secara otomatis. untuk jangka waktu lima tahun.
Dengan mempertimbangkan dasar hukum masalah ini, Moskow menganggap setiap diskusi mengenai kehadiran militernya di Armenia “berbahaya dan tidak pantas.”
Baca Juga: 5 Peristiwa Penting yang Diprediksi Terjadi 2024, dari Mobil Terbang hingga Manusia Pergi ke Bulan
Galuzin menekankan bahwa Rusia telah melakukan upaya untuk membantu Armenia dan Azerbaijan menyusun perjanjian damai yang dapat diterima bersama dan mempertimbangkan untuk menciptakan kondisi yang sama pentingnya untuk implementasi dan kepatuhan selanjutnya.
Sebagai bagian dari kebijakan anti-Rusia di Kaukasus Selatan, muncul diskusi tentang keberadaan pangkalan militer Rusia di Armenia.
Perjanjian tentang penempatan (pangkalan) ditandatangani pada 16 Maret 1995 untuk kepentingan kedua negara. Menurut Pasal 26 perjanjian, masa tinggal prajurit kami adalah 49 tahun, setelah itu perjanjian diperpanjang secara otomatis. untuk jangka waktu lima tahun.
Dengan mempertimbangkan dasar hukum masalah ini, Moskow menganggap setiap diskusi mengenai kehadiran militernya di Armenia “berbahaya dan tidak pantas.”
Baca Juga: 5 Peristiwa Penting yang Diprediksi Terjadi 2024, dari Mobil Terbang hingga Manusia Pergi ke Bulan
Galuzin menekankan bahwa Rusia telah melakukan upaya untuk membantu Armenia dan Azerbaijan menyusun perjanjian damai yang dapat diterima bersama dan mempertimbangkan untuk menciptakan kondisi yang sama pentingnya untuk implementasi dan kepatuhan selanjutnya.
Lihat Juga :