Pemimpin Houthi Yaman Ancam Serang Kapal Perang AS
Kamis, 21 Desember 2023 - 09:55 WIB
“Kami tidak akan berpangku tangan jika Amerika tergoda untuk melakukan tindakan bodoh dengan menargetkan negara kami atau berperang melawan negara kami,” kata Abdel-Malek al-Houthi, seperti dikutip AFP, Kamis (21/12/2023).
“Setiap orang Amerika yang menargetkan negara kami akan menjadi sasaran kami, dan kami akan menjadikan kapal perang, kepentingan, dan navigasi Amerika sebagai target rudal, drone, dan operasi militer kami,” lanjut al-Houthi dalam pidato yang disiarkan televisi.
Krisis di Laut Merah muncul dari perang antara Israel dan Hamas, konflik terbaru di Timur Tengah yang mengadu AS dan sekutunya melawan kekuatan regional Iran dan proksi milisi Arabnya.
Perang dimulai 7 Oktober ketika Hamas menyerbu Israel selatan, di mana pihak berwenang Israel mengatakan sekitar 1.200 orang terbunuh dalam serangan tersebut dan ratusan lainnya diculik dan dibawa ke Gaza sebagai tawanan.
Pengeboman dan invasi balasan Israel ke Gaza, yang menurut para pejabat Israel bertujuan untuk memusnahkan Hamas, telah menewaskan hampir 20.000 warga Palestina, menurut pejabat kesehatan Gaza.
“Setiap orang Amerika yang menargetkan negara kami akan menjadi sasaran kami, dan kami akan menjadikan kapal perang, kepentingan, dan navigasi Amerika sebagai target rudal, drone, dan operasi militer kami,” lanjut al-Houthi dalam pidato yang disiarkan televisi.
Krisis di Laut Merah muncul dari perang antara Israel dan Hamas, konflik terbaru di Timur Tengah yang mengadu AS dan sekutunya melawan kekuatan regional Iran dan proksi milisi Arabnya.
Perang dimulai 7 Oktober ketika Hamas menyerbu Israel selatan, di mana pihak berwenang Israel mengatakan sekitar 1.200 orang terbunuh dalam serangan tersebut dan ratusan lainnya diculik dan dibawa ke Gaza sebagai tawanan.
Pengeboman dan invasi balasan Israel ke Gaza, yang menurut para pejabat Israel bertujuan untuk memusnahkan Hamas, telah menewaskan hampir 20.000 warga Palestina, menurut pejabat kesehatan Gaza.
Lihat Juga :