Presiden Prancis Galang Donasi untuk Lebanon

Senin, 10 Agustus 2020 - 10:14 WIB
Dampak mengerikan yang ditimbulkan dari ledakan horor di pelabuhan Beirut, Lebanon beberapa waktu lalu. Foto/Reuters
PARIS - Presiden Prancis Emmanuel Macron menggelar konferensi donor bersama Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan pemimpin politik lain untuk menggalang dana bantuan kemanusiaan bagi Lebanon . Aksi itu setelah terjadi ledakan massif yang terjadi di Beirut yang menewaskan 158 orang dan melukasi 6.000 warga.

Upaya membangun kembali Beirut akibat ledakan tersebut diperkirakan menjadi miliaran dolar. Para ekonomi memprediksi dampak ledakan bisa mengganggu 25% dari Produk Domestik Bruto Lebanon. Kebanyakan warga Lebanon pun marah dengan respons pemerintah dan menyebabkan ledakan itu akibat elite politik yang korup.



Macron merupakan pemimpin dunia pertama yang berkunjung ke Lebanon setelah ledakan . Dia berjanji akan memberikan bantuan kemanusiaan, tetapi dia meminta reformasi politik untuk menyelesaikan permasalahan negara tersebut. “Saya menjamin, bantuan rekonstruksi tidak akan jatuh ke tangan koruptor,” kata Macron. (Baca: Tenggelam oleh Ledakan Beirut, Pemilik Kapal Pesiar Menggugat)

Memang banyak simpati kepada Lebanon dari seluruh dunia. Banyak negara sudah mengirimkan bantuan kemanusiaan seperti suplai obat-obatan. Tapi, belum ada komitmen bantuan kepada Lebanon sejauh ini.

Trump yang berpartisipasi dalam konferensi yang digelar secara daring juga berjanji akan memberikan bantuan. “Semua orang ingin membantu,” ucapnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!