Kilas Balik Bagaimana David Ben-Gurion Mendirikan Negara Israel

Minggu, 10 Desember 2023 - 11:16 WIB
Tahun 1909, Ben-Gurion menginjakkan kakinya pertama kali ke Tanah Yerusalem. Di sana, ia melihat pemandangan Tembok Barat. Ia bukanlah seorang yang beragama, namun ketika melihat tembok tersebut, hatinya bergetar hebat. Tahun berikutnya, Ben-Gurion pindah ke Yerusalem untuk bekerja. Saat inilah ia merubah namanya dari David Gruen menjadi David Joseph Ben-Gurion.

Ia tetap tinggal di Yerusalem sambil menunggu deportasi ke Mesir tahun 1915. Pada Perang Dunia I, ia juga dideportasi ke Ottoman menuju New York, lalu menikah dengan Paula Monbesz, sesama Zionis. Setelah bebas dari deportasi, Ben-Gurion kembali ke Timur Tengah dan bergabung dalam perang melawan Dinasti Utsmaniyah untuk pembebasan Palestina.

Setelah bangsa Turki Ottoman digulingkan, Ben-Gurion menyerukan pada orang-orang Yahudi untuk bermigrasi ke Palestina. Di sana, pada 1935, Ben-Gurion mengemban jabatan sebagai ketua eksekutif Zionis, hingga peradaban Yahudi mulai berkembang.

Pada Perang Dunia II tahun 1942, Ben-Gurion dan beberapa rekannya berkumpul untuk memutuskan pendirian negara Yahudi di Palestina. Kemudian pada Mei 1948, atas persetujuan Majelis Umum PBB, Amerika Serikat, dan Uni Soviet, terbentuklah negara Israel.

Pada tanggal 14 Mei 1948, Ben-Gurion mendeklarasikan berdirinya negara Israel. Ben-Gurion menjadi perdana menteri pertama pada tahun 1948-1955, sekaligus menjadi menteri pertahanan di tahun yang sama.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!